Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Kebijakan Daerah Kota Semarang dalam Mendukung Bank Sampah sebagai Instrumen Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Putri, Naila Sayyidina; Febriyanti, Nasab Sabrina; Noor, Salsabila Azahra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): (Juni) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i4.611

Abstract

Pengelolaan sampah berkelanjutan merupakan salah satu tantangan utama di Kota Semarang akibat meningkatnya volume limbah dan keterbatasan sarana pengolahan. Pemerintah Kota Semarang telah merumuskan kebijakan berbasis partisipasi masyarakat untuk mendukung inisiatif pengurangan sampah, salah satunya melalui dukungan terhadap pengelolaan sampah mandiri oleh warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut dalam mendukung operasional sistem pengelolaan berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui telaah dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan program dan kebijakan pengelolaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah memberikan pelatihan, pembinaan, dan pembangunan infrastruktur, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya partisipasi masyarakat, serta minimnya sarana pendukung. Meskipun demikian, program ini telah berkontribusi dalam mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas pengelola, intensifikasi sosialisasi, dan pengembangan sistem pengelolaan yang lebih adaptif untuk memperkuat efektivitas pengurangan sampah di tingkat lokal.
Memahami Tanggung Jawab Indonesia yang Menimbulkan Transfrontier Pollution dari Kabut Asap Kebakaran apabila Ditinjau dari Prespektif Hukum Internasional Putri, Naila Sayyidina; Arifin, Ridwan; Qoiri, Mutmainah Nur
Annual Review of Legal Studies Vol. 2 No. 1 (2025): January, 2025
Publisher : Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/arls.vol2i1.14590

Abstract

Pencemaran lintas negara akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia tidak hanya berdampak negatif pada wilayah domestik, melainkan juga meluas ke negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Deforestasi yang masif, mencapai sekitar 72% dari total luas hutan asli dan berlanjut dengan laju 1 ,8 juta hektar per tahun, telah menjadikan Indonesia sebagai salah satu kontributor utama emisi karbon global. Masalah kebakaran hutan ini telah menjadi isu nasional yang mendesak, menuntut perhatian serius dari pemerintah dan kerja sama yang kuat di tingkat regional ASEAN. Penelitian ini menganalisis secara mendalam tanggung jawab hukum internasional negara, khususnya Indonesia, dalam mencegah terjadinya pencemaran lintas negara akibat kebakaran hutan. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan mengacu pada berbagai sumber hukum, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana Indonesia telah memenuhi kewajibannya dalam konteks hukum internasional. ASEAN telah mencanangkan beberapa inisiatif untuk mengatasi permasalahan kabut asap lintas negara, salah satunya adalah Persetujuan ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas Batas (AATHP). Melalui ratifikasi perjanjian ini, Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN dalam upaya pengendalian kebakaran hutan. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya mitigasi seperti pengeboman udara dan teknologi modifikasi cuaca, serta koordinasi lintas sektor, penegakan hukum terkait pencemaran lingkungan di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Implementasi yang konsisten terhadap ketentuan hukum nasional, seperti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,serta norma-norma hukum internasional menjadi kunci dalam mengatasi pencemaran pencemaran lintas negara secara efektif.