Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Digital Marketing Strategy Training for Branding & Revenue UMKM Al-Qur'an Ma'sum Publisher Susilaningdyah Mustikawati; Sayekti Endah Retno Meilani; Rina Trisnawati
Abdi Psikonomi Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v6i1.8787

Abstract

The advancement of digital technology offers MSMEs opportunities to expand through digital marketing. However, many struggle with platform use, content creation, and strategy management. This program provides training and technical assistance for MSMEs at Penerbit Al-Qur’an Ma’sum, covering social media, marketplaces, SEO, Google Ads, WhatsApp Business, and Canva. Using a participatory approach, activities include awareness sessions, training, mentoring, and evaluation. The program enhances digital marketing skills, boosting business interactions and sales. Sustainability is ensured through post-training consultations and a digital community.
Corporate Governance Characteristics: What Affects Forward-Looking Information Disclosure? Eny Kusumawati; Susilaningdyah Mustikawati
Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jrak.v15i4.41903

Abstract

Purpose: The purpose of this study is to analyze the effect of five corporate governance characteristics on forward-looking information disclosure (FLID) in non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2021–2023. The characteristics analyzed include the existence of a risk management committee, political connections, directors' educational background, gender diversity, and the frequency of board meetings Methodology/approach: This study employed a quantitative approach, utilizing secondary data from annual reports. The sampling technique used was purposive sampling. Data analysis used panel data regression with the help of Eviews13. Findings: The study found that the frequency of board meetings significantly influenced FLID. Conversely, the risk management committee, political connections, directors' educational background, gender diversity, did not influence FLID. Practical implications: This study contributes to the corporate governance literature in Indonesia and recommends strengthening the active role of internal governance in promoting information disclosure. Originality/value: The novelty of this research lies in the simultaneous testing of five characteristics of corporate governance with an emphasis on risk management committees and political connections, two variables that have rarely been studied together, especially in Indonesia
Green Accounting Berbasis Limbah Produksi sebagai Model Penguatan Keberlanjutan UMKM PCGR Industries Susilaningdyah Mustikawati; Rina Trisnawati; Mujiyati Mujiyati; Sayekti Endah Retno Meilani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2920

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, tetapi pengelolaan limbah produksi pada banyak UMKM masih belum dilakukan secara terstruktur. PCGR Industries sebagai UMKM konveksi jersey menghadapi permasalahan berupa limbah sisa kain, tinta sablon, kertas, kardus, dan plastik yang sebelumnya dijual tanpa pemilahan serta belum dicatat sebagai komponen biaya dan pendapatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi mitra dalam menerapkan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi guna meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, pelatihan identifikasi dan pemilahan limbah, pendampingan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, serta penyusunan pencatatan biaya lingkungan dan pendapatan limbah secara sederhana pada periode 10 Januari sampai 30 April 2026. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan nyata pada mitra, yaitu meningkatnya pemahaman konsep green accounting dari 15 menjadi 85, keterampilan pemilahan limbah dari 10 menjadi 95, pengelolaan limbah bernilai ekonomi dari 25 menjadi 90, serta kedisiplinan pencatatan kas lingkungan dari 0 menjadi 80. Selain itu, limbah yang sebelumnya dijual secara campuran mulai dipilah berdasarkan jenis dan nilai jual, area produksi menjadi lebih tertata, dan mitra memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan limbah terpilah yang dicatat dalam buku kas lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi mampu memperkuat efisiensi operasional, menambah nilai ekonomi limbah, dan mendukung keberlanjutan UMKM. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, tetapi pengelolaan limbah produksi pada banyak UMKM masih belum dilakukan secara terstruktur. PCGR Industries sebagai UMKM konveksi jersey menghadapi permasalahan berupa limbah sisa kain, tinta sablon, kertas, kardus, dan plastik yang sebelumnya dijual tanpa pemilahan serta belum dicatat sebagai komponen biaya dan pendapatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi mitra dalam menerapkan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi guna meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, pelatihan identifikasi dan pemilahan limbah, pendampingan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, serta penyusunan pencatatan biaya lingkungan dan pendapatan limbah secara sederhana pada periode 10 Januari sampai 30 April 2026. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan nyata pada mitra, yaitu meningkatnya pemahaman konsep green accounting dari 15 menjadi 85, keterampilan pemilahan limbah dari 10 menjadi 95, pengelolaan limbah bernilai ekonomi dari 25 menjadi 90, serta kedisiplinan pencatatan kas lingkungan dari 0 menjadi 80. Selain itu, limbah yang sebelumnya dijual secara campuran mulai dipilah berdasarkan jenis dan nilai jual, area produksi menjadi lebih tertata, dan mitra memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan limbah terpilah yang dicatat dalam buku kas lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi mampu memperkuat efisiensi operasional, menambah nilai ekonomi limbah, dan mendukung keberlanjutan UMKM.
Dari Pencatatan Manual ke Digital: Pendampingan Pengelolaan Keuangan Berbasis Excel Pada TK BA Aisyiyah : Penelitian Annisa Fitriana Kusumawati; Putri Linggasari Sofi; Susilaningdyah Mustikawati; Rafi Amani Muflih Rahardi; Imam Riefly Aditomo; Pinnacle Ferdyamin; Ahmad Syihan Setiawan; Kenji Satriatama; Sri Winarni; Ghiffari Naufal Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5733

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi guru di TK BA Aisyiyah Baki dalam melakukan transisi pencatatan keuangan dari sistem manual ke sistem digital sederhana berbasis excel. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra yakni pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual dan satu orang bendahara yang mengerjakan keuangan yang akan memasuki masa pensiun. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan pendampingan secara langsung yang diawali dengan asesmen kebutuhan mitra, penyusunan format pencatatan keuangan dan laporan keuangan bulanan berbasis excel, pelatihan, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pasca pendampingan, TK BA Aisyiyah mulai menerapkan sistem pencatatan keuangan paralel yakni pencatatan manual tetap dilakukan oleh bendahara dan pencatatan digital berbasis excel dibantu oleh dua orang guru yang lebih muda. Selain itu, format laporan keuangan bulanan berbasis excel dinilai memudahkan pengelola sekolah dalam mengetahui pemasukan dan pengeluaran setiap bulan sehingga proses evaluasi terkait keuangan dapat dilakukan secara lebih sistematis. Kegiatan ini mendorong terjadinya alih pengetahuan secara bertahap, meningkatkan keteraturan pencatatan keuangan, serta mengurangi risiko keberlanjutan pengelolaan keuangan sekolah. Pendekatan pendampingan ini dinilai efektif karena menyesuaikan dengan kesiapan sumber daya manusia mitra dan kondisi riil yang terjadi di sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penguatan tata kelola dan sistem pelaporan sekolah.
When CEOs Shape Audits: Leadership Power Behind Key Audit Matters Susilaningdyah Mustikawati; Adinda Khumairoh; Hasna Ucca Nandini
Jurnal Eksplorasi Akuntansi Vol 8 No 3 (2026): Jurnal Eksplorasi Akuntansi (JEA)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jea.v8i3.4434

Abstract

This study investigates the impact of CEO characteristics on Key Audit Matter (KAM) disclosure in Indonesian publicly traded companies in response to increasing regulatory demands for audit transparency. Based on agency theory and upper echelon theory, this study examines whether CEO gender, family affiliation, financial expertise, tenure, and narcissism influence the extent of KAM disclosure. This study applies a quantitative approach by analysing panel data from 555 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2022–2023, resulting in 1,110 firm-year observations. Data were obtained from annual reports and independent auditor reports and analysed using panel data regression with a Random Effect Model. The findings show that CEO tenure and CEO narcissism positively and significantly influence KAM disclosure, while CEO gender, family affiliation, and financial expertise show no significant effect. These results indicate that KAM disclosure is influenced not only by firm-level factors but also by individual CEO traits. Practically, the findings suggest that auditors and regulators should consider executive experience and behavioural traits when evaluating audit transparency and the effectiveness of KAM disclosure. This study contributes to the audit literature by applying upper echelon theory to KAM disclosure and incorporating CEO psychological characteristics in an emerging market context.