Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Kerangka Kebijakan Naratif untuk Memelihara Toleransi Beragama dalam Kerangka Kebijakan di Kota Cilegon Imam Rozikin; Ermaya Suradinata; Deti Mulyati; Mansyur Achmad
Penamas Vol 38 No 1 (2025): Volume 38, Issue 1, January-June 2025
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v38i1.830

Abstract

Religion continues to be a critical domain in Indonesian public life, but its governance remains fraught with contestation, especially at the local level. This study analyzes how dominant and counter-narratives influence the implementation of religious pluralism policies in Indonesia, focusing on the conflict surrounding the HKBP Maranatha Church in Cilegon. Applying the Narrative Policy Framework (NPF), it maps how policy actors construct, reinforce, and contest narratives surrounding the enforcement of Joint Regulation No. 9/8 of 2006. The findings show that historical, legal-administrative, and human rights narratives compete to frame the conflict, with exclusionary narratives dominating through outdated decrees, social pressure, and policy ambiguity. In contrast, counter-narratives advanced by civil society and minority groups seek recognition and justice. The study reveals that legal vagueness and weak national oversight enable institutionalized discrimination. It recommends regulatory revision, institutional strengthening, and the cultivation of inclusive narratives to promote equitable religious governance. The study’s limitations include its localized and temporal focus, suggesting the need for comparative or longitudinal research in future studies across different regions. This research contributes conceptually to narrative-based policy studies and empirically to religious governance debates in plural societies.
Pendampingan Penanganan Kebencanaan di Kabupaten Aceh Tamiang oleh Yayasan Bina Imam Rozikin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Vol. 4 No. 1 Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir tahun 2025 menyebabkan kelumpuhan pelayanan kesehatan akibat rusaknya infrastruktur dan terdampaknya tenaga kesehatan lokal. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan pelayanan medis pada fase awal tanggap darurat. Yayasan Bina Indonesia hadir sejak 5 Desember 2025 untuk mengisi kekosongan pelayanan kesehatan melalui pendekatan filling the gap. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi, menganalisis, dan mengevaluasi kontribusi Yayasan Bina Indonesia dalam penanganan kebencanaan, khususnya pada aspek pelayanan medis darurat, dukungan manajerial, pemulihan fasilitas kesehatan, intervensi kesehatan lingkungan, dan dukungan psikososial. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, telaah dokumentasi, dan analisis laporan kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa intervensi mobile clinic, digitalisasi pelaporan kesehatan, pemulihan fasilitas primer, serta program trauma healing berkontribusi signifikan dalam menjaga kontinuitas layanan kesehatan. Namun, diperlukan penguatan tata kelola data dan strategi transisi kelembagaan guna menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.