Persaingan yang semakin kompetitif dalam industri wedang uwuh di Imogiri mendorong UMKM Taruna Agro Nusantara untuk berinovasi melalui produk wedang uwuh siap saji dalam kemasan paper cup yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap atribut kemasan wedang uwuh. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui diskusi dengan pemilik UMKM dan pakar desain untuk merumuskan atribut kemasan. Selanjutnya, pendekatan kuantitatif dilakukan melalui analisis konjoin untuk mengetahui kombinasi atribut yang paling disukai konsumen. Atribut kemasan yang dipilih yaitu slogan, warna, informasi produk, dan ukuran kemasan yang kemudian ditentukan level atributnya. Dari 9 level atribut menghasilkan 54 stimuli yang kemudian direduksi menjadi 9 stimuli menggunakan orthogonal array. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa Persentase tingkat penerimaan responden terhadap stimuli tertinggi yaitu pada stimuli 4 sebesar 78% kategori tinggi dengan kombinasi slogan “manfaat terasa, tradisi terjaga”, berwarna merah, menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta berukuran 240 ml. Nilai kepentingan tertinggi terdapat pada atribut ukuran dengan nilai 47,147. Nilai kegunaan tertinggi untuk atribut slogan adalah “kehangatan dalam tiap genggaman”, atribut warna terdapat pada warna merah, atribut informasi terdapat pada informasi yang menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, sedangkan nilai kegunaan tertinggi dalam atribut ukuran yaitu pada ukuran 240 ml. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produk wedang uwuh siap saji yang lebih inovatif dan sesuai dengan selera pasar.