Cesaria, Bunga Dita Rahma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memahami Fiduciary Duty Direksi Berdasarkan Hukum Indonesia: Studi Perbandingan dengan Hukum Inggris Cesaria, Bunga Dita Rahma
Begawan Abioso Vol. 16 No. 1 (2025): Begawan Abioso
Publisher : Magister Ilmu Hukum, Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37893/abioso.v16i1.1167

Abstract

Artikel ini membahas fiduciary duty direktur di Indonesia dan di Inggris. Penelitian ini dilakukan dengan metode normatif yuridis dengan pendekatan perbandingan. Tujuan membandingkan fiduciary duty di kedua negara adalah karena di Indonesia banyak kasus direktur yang bertanggung jawab secara pribadi atas keputusan bisnis yang diambilnya yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Sementara itu, di Inggris, hal yang sama jarang terjadi. Penelitian ini menemukan bahwa Inggris memiliki arti fiduciary duty yang lebih jelas dalam undang-undang perusahaan dan presedennya. Berdasarkan hukum Inggris, tugas untuk bertindak dengan itikad baik merupakan inti dari fiduciary duty dan diinterpretasi oleh pengadilan secara subjektif. Sebaliknya, walaupun sering disebut sebagai fiduciary duty dalam literatur, di Indonesia makna dan lingkup tugas direksi tidak secara jelas diatur dalam undang-undang yang menyebabkan interpretasi yang tidak jelas pula oleh pengadilan-pengadilan di Indonesia. Meskipun demikian, fiduciary duty di Inggris belum tentu dapat diadopsi dalam kerangka hukum Indonesia. Fiduciary duty di Indonesia lebih tepat disebut sebagai itikad baik berdasarkan undang-undang. Oleh karena itu, amandemen UUPT untuk memperjelas tugas direksi perlu diteliti lebih lanjut dan kehati-hatian lebih dari direksi di Indonesia dalam mengambil keputusan diperlukan dalam praktiknya.
State as Shareholder: Comparison Between Indonesia and Singapore Cesaria, Bunga Dita Rahma
Justice Voice Vol. 4 No. 1 (2025): Justice Voice
Publisher : Program Doktor Ilmu Hukum, Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37893/jv.v4i1.1159

Abstract

This article examines the role of the state as a shareholder under Indonesia’s reformed State-Owned Enterprises (SOE) Law, comparing it with the approach in Singapore. The aim is to provide a preliminary discussion on the corporate governance of Indonesian SOEs under the new legal framework, while addressing gaps in existing literature on SOE governance, particularly in Asia. Using a juridical normative method with a comparative approach, the research reveals key differences in the regulation of the state’s role as a shareholder in both countries. These differences are explored from the perspectives of the state’s economic motivations, the separation of its regulatory and shareholder functions, and its involvement in SOE investment and management decisions. The article argues that no single corporate governance model is inherently superior. As a result, the future success of Indonesian SOEs under the reformed law, in comparison to Singapore’s model, remains an open question for further study.