Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Karang Taruna Dalam Pembangunan Di Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara Fikran M. Pou; Ramli Mahmud; Saleh Al Hamid
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 03 (2025): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan organisasi Karang Taruna pada dasarnya untuk mengubah generasi muda agar lebih baik dalam meneruskan pembangunan, namun permasalahan dalam organisasi Karang Taruna desa Titidu yaitu peran Karang Taruna dalam pembangunan desa masih belum maksimal. Hal ini ditunjukkan dengan belum tersedianya lapangan olaahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Peran Karang Taruna dalam pembangunan di desa Titidu, (2). Apa saja faktor penghambat yang dihadapi Karang Taruna dalam pembangunan desa Titidu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Strategi Pengawasan Panitia Pengawas Kecamatan Pada Pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2024 Di Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong Moh Agim; Ramli Mahmud; Saleh Al Hamid
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4909

Abstract

Pengawasan pemilu memperoleh makna strategis karena menjadi prasyarat bagi terwujudnya legitimasi kekuasaan yang tidak hanya prosedural, tetapi juga substantif. Namun, pada level kecamatan, efektivitas pengawasan sering kali dipengaruhi oleh kapasitas kelembagaan dan konteks sosial politik lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengawasan Panwascam Moutong pada Pemilu 2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya dalam menjaga integritas proses elektoral. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengawasan terimplementasi melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif. Strategi preemtif dilakukan melalui pemetaan risiko dan koordinasi berjenjang; strategi preventif melalui sosialisasi dan edukasi pengawasan partisipatif; sedangkan strategi represif melalui verifikasi prosedural berbasis bukti. Secara normatif dan prosedural, pengawasan telah berjalan sesuai koridor hukum, namun efektivitas substantif masih dipengaruhi oleh ketidakseimbangan rasio sumber daya manusia terhadap luas wilayah serta keterbatasan dan keterlambatan anggaran operasional. Implikasinya, penguatan proporsionalitas personel dan stabilitas dukungan anggaran menjadi prasyarat untuk meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di tingkat lokal.
SOSIALISASI TENTANG ESENSI DAN URGENSI PANCASILA DALAM KAJIAN SEJARAH BANGSA INDONESIA UNTUK MASA DEPAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5 KOTA GORONTALO Saleh Al Hamid; Saleh Al Hamid
Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 2 No 2 November 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/celara.v2i2.28026

Abstract

ABSTRACTIndonesia is a country with a rich cultural diversity, as seen in its many ethnicities, races, religions, and traditions. This diversity is reflected in the motto of Pancasila, *Bhinneka Tunggal Ika*, meaning "Unity in Diversity." As the foundation of the nation, Pancasila should guide the behavior of all citizens. By instilling Pancasila's values from an early age, Indonesia will become stronger and better equipped to face challenges. Therefore, practicing Pancasila in social life is essential to reinforce a dignified and highly cultured national identity. It is hoped that Pancasila's values will be integrated into daily life. Pancasila education aims to blend these values with the lives of the younger generation, especially students, so that they can develop social values and think critically in solving problems. Although practicing Pancasila does not involve legal sanctions, it remains a duty for every citizen, in alignment with Pancasila's noble goals.Keywords: Essence of Pancasila; Urgency of Pancasila; History of the Indonesian Nation ABSTRAKIndonesia adalah negara yang memiliki keberagaman budaya, yang terlihat dari banyaknya suku, ras, agama, dan tradisi yang ada di dalamnya. Keberagaman ini tercermin dalam semboyan Pancasila, yaitu Bhineka Tunggal Ika, yang berarti meskipun berbeda-beda, tetap satu kesatuan. Sebagai dasar negara, Pancasila seharusnya menjadi panduan perilaku bagi seluruh masyarakat. Dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini, bangsa Indonesia akan menjadi lebih kuat dan mampu menghadapi tantangan. Oleh karena itu, pengamalan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat penting untuk memperkuat identitas bangsa yang bermartabat dan berbudaya tinggi. Diharapkan, nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Pancasila diharapkan mampu memadukan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan generasi muda, khususnya siswa, agar mereka dapat mengembangkan nilai-nilai sosial dan berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah. Meski pengamalan Pancasila tidak disertai sanksi hukum, hal ini tetap merupakan kewajiban setiap warga negara, yang harus selaras dengan tujuan luhur Pancasila.Kata Kunci: Esensi Pancasila; Urgensi Pancasila; Sejarah bangsa Indonesia