Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBAIKAN TATA LETAK PENYIMPANAN BARANG DI GUDANG UNTUK REDUKSI JARAK TEMPUH PERJALANAN MATERIAL HANDLING Kartika, Winanda; Helvianto, Ahmad Wimbo
JURNAL MANAJEMEN INDUSTRI DAN LOGISTIK Vol 1, No 1 (2017): page 01 - 93
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.949 KB) | DOI: 10.30988/jmil.v1i1.10

Abstract

Gudang berperan sebagai distributor untuk menyalurkan produk menuju konsumen. Hal inilah yang dilakukan oleh PT.XYZ selaku warehouse outsourcing. PT XYZ mengelola sejumlah produk minuman yang diproduksi oleh suatu perusahaan multiinternasional PT ABC. Permasalahan yang dihadapi adalah gudang belum memiliki pengaturan mengenai tata letak penempatan produk sehingga penyusunan dilakukan secara acak tergantung blok penyimpanan yang kosong keseluruhan. Setiap blok penyimpanan di gudang ini hanya menampung satu jenis produk dan satu tanggal kadaluarsa, sehingga penempatan barang harus di blok yang kosong dan tidak memperhitungkan jarak tempuh perjalanan material handling dalam menyimpan dan mengambil barang. Selain itu, penyimpanan produk hanya bergantung pada daya ingat operator saja. Oleh karena itu, perlu dilakukan penataan ulang penempatan produk pada lokasi penyimpanan dengan kriteria performansi meminimasi total jarak tempuh perjalanan material handling. Usulan tata letak penempatan produk menerapkan metode dedicated storage yaitu suatu metode untuk penyelesaian masalah tata letak gudang mencakup penempatan produk di gudang berdasarkan banyaknya aktivitas keluar masuk produk di gudang dengan jarak tempuh terpendek terhadap pintu I/O. Dengan adanya penerapan metode ini, diharapkan produk yang akan disimpan menempati lokasi yang tetap untuk memudahkan operator dalam menyimpan dan mengambil produk. Hasil dari penerapan dedicated, diperoleh total jarak tempuh perjalanan sebesar 23719,36 m, sedangkan pada kondisi eksisting total jarak tempuh sebesar 27038,1 dengan persentase penurunan 12,27 %.