Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MARRIAGE BETWEEN MUSLIM AND AHL AL-KITAB: A REVIEW OF MUI FATWA No.4/MUNAS VII/MUI/8/2005 Rofiah, Zulfa; Haq, Arini Saila
Indonesian Journal of Shariah and Justice Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga dan Hukum Ekonomi Syariah, Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/ijsj.v5i1.183

Abstract

Fatwa MUI No. 4/MUNAS VII/MUI/8/2005 secara tegas melarang pernikahan antara laki-laki Muslim dan wanita Ahli Kitab, berbeda dengan beberapa pandangan fiqh klasik yang membolehkannya. Penelitian ini mengkaji landasan hukum fatwa tersebut berdasarkan Al-Qur'an, Hadis, dan Qawaid Fiqhiyyah, dengan menggunakan metode penelitian pustaka. Data diperoleh dari kitab-kitab fiqh, dokumen fatwa, serta literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MUI mendasarkan larangan ini pada prinsip dar'ul mafasid muqaddamun 'ala jalbil mashalih, dengan tujuan mencegah potensi kemudaratan bagi umat Islam. Studi ini juga membahas bagaimana fatwa ini dibandingkan dengan pendapat ulama kontemporer dan dampaknya terhadap peraturan hukum pernikahan di Indonesia. Penelitian ini memberikan perspektif baru dalam memahami kebijakan fatwa terkait pernikahan lintas agama serta memberlakukannya dalam konteks sosial dan hukum Islam.
ANALISIS YURIDIS KASUS HAK ASUH ANAK TSANIA MARWAH: TANTANGAN PERLINDUNGAN HAK IBU DAN ANAK DI INDONESIA Rofiah, Zulfa
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 6 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/usrah.v6i3.1833

Abstract

This study aims to analyze the case of Tsania Marwah as an illustration of the challenges in implementing legal protection for mothers and children in Indonesia. The research employs a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, examining regulations such as Law No. 35 of 2014 on Child Protection, Law No. 1 of 1974 on Marriage, and Article 105 of the Compilation of Islamic Law (KHI). The findings reveal a significant gap between legal norms and actual practice. Although the court awarded child custody to the mother, enforcement of the decision proved difficult due to the absence of a strong enforcement mechanism, lack of strict sanctions for violators, and weak support from law enforcement institutions. Additionally, existing legal provisions fall short in addressing complex custody violations committed by biological parents and do not adequately safeguard the best interests of the child. The study underscores that weak institutional coordination, low public legal awareness, and insufficient governmental commitment are key barriers to the effective implementation of custody rights. Accordingly, this research recommends policy reforms that include strengthening enforcement mechanisms, applying stricter legal sanctions, improving cross-sectoral coordination, and developing sustainable legal education programs for the public.