Ariyanto , Rudy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREDIKSI JUMLAH PENDAFTAR PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI DENGAN METODE ARIMA: STUDI KASUS JALUR SBMPTN DAN MANDIRI Nurrahma, Anisa Rizki; Ariyanto , Rudy
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2025v7i1.2128

Abstract

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten. Namun, ketidakstabilan jumlah pendaftar di berbagai program studi menjadi tantangan, seperti yang terjadi pada Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Malang. Penurunan minat pendaftar dipengaruhi oleh dinamika tren industri dan efektivitas promosi. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah pendaftar guna mendukung perencanaan akademik menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan data historis pendaftar Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Malang selama 21 tahun (2003–2023) yang berjumlah 3.973 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMA (1,1,2) terbukti optimal untuk prediksi jalur SBMPTN, dengan nilai MAPE sebesar 6,51% dan akurasi 93,49%. Sedangkan untuk jalur mandiri, model ARIMA (2,1,0) adalah yang paling sesuai dengan nilai MAPE sebesar 15,66% dan akurasi 84,34%. Prediksi menunjukkan bahwa jumlah pendaftar jalur SBMPTN cenderung stabil di angka 174 hingga 176 per tahun pada 2024 hingga 2028, sedangkan jalur mandiri meningkat dari 63 (tahun 2024) menjadi 65 (tahun 2025) dan tetap stabil hingga tahun 2028. Hasil ini dapat menjadi acuan dalam strategi promosi dan perencanaan daya tampung.
Problematika Relawan: Pendampingan Spiritualitas dan Religiusitas Kristen Anak Difabel Kristen Chrisnatalia, Desy; Damanik, Evalina Chrisna; Ariyanto , Rudy; Wenardy, Anastasia; Tannia, Mellen
INKLUSI Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090103

Abstract

The limitation of children with disabilities raises the idea of the barriers of the church and church members in developing spiritual and religious environments. This paper portrays an exploratory study that explores the perceptions of companions or volunteers on the spirituality and religiosity of Christian children with disabilities. Data were collected by focus group discussions among five participants. The finding shows that the mentoring process needs to be criticized, which links the spirituality and religiosity of children with disabilities to praying and singing hymns. The church has not fully implemented inclusiveness both in physical facilities and services. Families have an essential role in developing the spirituality and religiosity of children with disabilities. Characteristics of children more or less hinder the companion in facilitating the development of spirituality and religiosity of children with disabilities. Keterbatasan anak penyandang disabilitas memunculkan gagasan tentang hambatan gereja dan anggota gereja dalam mengembangkan lingkungan spiritual dan keagamaan. Tulisan ini menggambarkan sebuah studi eksplorasi yang menggali persepsi pendamping atau relawan terhadap spiritualitas dan religiusitas anak-anak penyandang disabilitas Kristen. Data dikumpulkan dengan diskusi kelompok terfokus di antara lima peserta. Temuan menunjukkan bahwa proses pendampingan perlu dikritisi, yang mengaitkan spiritualitas dan religiusitas anak difabel dengan berdoa dan menyanyikan lagu-lagu pujian. Gereja belum sepenuhnya menerapkan inklusivitas baik dalam fasilitas fisik ataupun pelayanan. Keluarga memiliki peran penting dalam mengembangkan spiritualitas dan religiusitas anak berkebutuhan khusus. Karakteristik anak sedikit banyak menghambat pendamping dalam memfasilitasi perkembangan spiritualitas dan religiusitas anak dengan disabilitas.