Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran : Kajian Pustaka Citra Ayu Letari; Dwi Syaputri; Nurfadilah, Nurfadilah; Rabiatul Aeprilia Nuraisyah; Sukma Hardana
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v3i1.1088

Abstract

Mutu pembelajaran merupakan indikator utama pendidikan, dengan peran sentral guru yang didukung supervisi akademik sistematis. Penelitian ini mengkaji peran supervisi akademik dalam peningkatan mutu pembelajaran melalui perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Supervisi akademik membantu guru mengembangkan kemampuan profesional, bukan sekadar menilai kinerja. Tujuannya meliputi pembinaan guru, peningkatan kompetensi, dan pemantauan kegiatan belajar mengajar. Supervisi efektif meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru, berdampak pada perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, serta berkontribusi positif pada hasil belajar siswa. Meskipun menghadapi tantangan seperti rendahnya kompetensi kepala sekolah dan keterbatasan waktu, implementasi supervisi yang terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan sangat penting, didukung komunikasi dan kolaborasi antara kepala sekolah dan guru.
ETIKA PEDAGOGIK DALAM KELAS: REFLEKSI PRAKTIK GURU DI DUNIA NYATA Citra Ayu Lestari; Rabiatul Aeprilia Nuraisyah; Sukma Hardana; Ade Irma
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2290

Abstract

Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan nilai-nilai moral peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana etika pedagogik diterapkan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari di sekolah menengah di Kota Pekanbaru. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, dan data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan tiga guru dari tiga sekolah yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima aspek utama etika pedagogik yang muncul dalam praktik guru, yaitu: keteladanan dalam sikap dan perilaku, pembelajaran yang adil dan menyesuaikan kebutuhan siswa, penilaian yang seimbang antara nilai akademik dan sikap, empati terhadap siswa yang mengalami kesulitan, serta penggunaan teknologi secara bijak dalam proses pembelajaran. Guru berusaha menjadi contoh yang baik, memahami keberagaman siswa, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendukung. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan etika dalam pengajaran sangat penting untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan bertanggung jawab.
Analisis Tingkat Kecemasan Matematika Mahasiswa Pada Mata Kuliah Kapita Selekta Matematika Rabiatul Aeprilia Nuraisyah; Hasanuddin Hasanuddin
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics is a field of study that plays a vital role in daily life and in the world of education. However, in the process of learning mathematics, not all students are able to keep up effectively due to affective factors, one of which is math anxiety. This study aims to analyze the level of math anxiety among Mathematics Education students in the “Selected Topics in Mathematics” course. This study employs a descriptive method with a quantitative approach. The research subjects were 25 students from the Mathematics Education Program at UIN Sultan Syarif Kasim Riau, selected using purposive sampling. The research instrument consisted of a mathematics anxiety questionnaire comprising 20 statements on a four-point Likert scale. Data analysis utilized descriptive statistics, including mean, standard deviation, and percentage. The results showed that the average mathematics anxiety score of the students was 46.84, which falls into the low category, with a standard deviation of 6.562. The data distribution indicated that 72% of students were in the low category, 24% in the high category, and 4% in the very low category, while 0% of students were in the very high category. Thus, it can be concluded that the level of students’ mathematics anxiety in the Kapita Selekta Mathematics course is classified as low, although there are still some students who experience anxiety in the high category.