Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Karbon Aktif dari Serbuk Gergaji Kayu Jati (Tectona grandis L.f.) untuk Menurunkan Kadar Amonia pada Air Umpan Tambak Udang Ulya, Faiqotul; Rohmawati, Rizqi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya kasus kematian udang di Kecamatan Manyar, Gresik terjadi karena kandungan amonia air tidak memenuhi standart. Alternatif untuk memperbaikinya dengan adsorpsi menggunakan karbon aktif untuk menyerap zat terlarut air. Kandungan kayu jati dianggap lebih efektif sebagai karbon aktif. Maka, pembaruan penelitan ini adalah pembuatan karbon aktif dari serbuk gergaji kayu jati menggunakan gabungan aktivasi kimia fisika dengan bantuan microwave dan digunakan untuk menurunkan kandungan amonia air umpan tambak udang. Metode pembuatan karbon aktif  yakni proses dehidrasi dengan oven 110℃ 2 jam, proses karbonasi dengan furnace 450℃ 40 menit, proses aktivasi kimia  menggunakan H3PO4 15% dan fisika menggunakan microwave beraliran gas N2 20 menit, proses pencucian, pengeringan, dan pengayakan mesh 60. Hasil pengujian karbon aktif meliputi kadar air, kadar abu, dan bilangan iod telah memenuhi SNI 06-3730-1995, serta BET menunjukkan luas permukaan tinggi. Pengaplikasian karbon aktif terhadap air umpan tambak udang dilakukan dengan variabel laju alir 5, 10, 15, 20, 25, 30, dan 35 mL/s yang presentase removal tertinggi terjadi pada 25 mL/s yakni 48%. Persamaan isoterm adsorpsi yang sesuai adalah isoterm Freundlich.
Review Pengaruh Metode Adsorpsi sebagai Pre-Treatment dan Metode Pemurnian Kering dalam Pembuatan Biodiesel Menggunakan Minyak Jelantah Risty, Amelia Eka; Rohmawati, Rizqi; Alfiani, Masita; Suwarno, Kukuh Hadi; Nurkaswoto, Setiya Eko; Awaludin, Aditya Fikri
Journal of Industrial Process and Chemical Engineering (JOICHE) Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.joiche.2025.v5i1.5783

Abstract

Biodiesel is an alternative fuel used in diesel engines. Biodiesel can be produced from various types of biomass that exist in nature. Biodiesel processing is the process of converting from triglycerides into fatty acid methyl esters (FAME). The biodiesel production method develops with a variety of processes selected based on the conditions of the raw material and the quality of biodiesel to be achieved. Biodiesel production can use conventional methods such as esterification with acid catalysts and transesterification with base catalysts. Despite there are also new methods such as subcritical and supercritical processes in the absence of a catalyst. The general method of purifying biodiesel is the wet washing and dry washing process, a conventional method for removing biodiesel impurities such as soap, catalysts, glycerol, and alcohol residues using water as a washing agent. Acids can also be used as washing agents, such as phosphoric acid, sulfuric acid, and hydrochloric acid. Dry-washing is a purification method using an ion exchange resin. The biodiesel refining process can also be done using membranes. Besides, there are also ionic liquids and eutectic solvents formed from a mixture of organic halide salts and organic compounds that can be applied in the purification of biodiesel.