Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna dalam Era Digital: Kajian Semantik terhadap Bahasa di Media Sosial Indonesia Dian Maharani; Hasea Sabam Simanjuntak; Nailah cahyani; Rowimatul Hazizah; Yuliana sari
Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2025): August: Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/semantik.v3i3.1830

Abstract

The development of social media has triggered a dynamic shift in the meaning of language used in everyday communication. This article aims to analyze the lexical meaning changes and expansions in the Indonesian language as used on social media platforms, particularly Twitter and Instagram. This study employs a descriptive semantic approach with content analysis methods applied to selected viral posts. The findings show that many words experience semantic shift, the formation of new meanings (neologisms), and altered connotations based on digital context. These results highlight the importance of semantic understanding in interpreting the evolving nature of language in the digital era.
Makna dalam Era Digital: Kajian Semantik Terhadap Bahasa di Media Sosial Indonesia Dian Maharani; Hasea Sabam Simanjuntak; Nailah Cahyani; Rowimatul Hazizah; Yuliana Sari
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/capxn478

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong terjadinya dinamika makna dalam penggunaan bahasa sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perubahan dan perluasan makna leksikal dalam bahasa yang digunakan di media sosial Indonesia, khususnya pada platform Twitter dan Instagram. Kajian ini menggunakan pendekatan semantik deskriptif dengan metode analisis isi terhadap sejumlah unggahan yang viral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak kosakata mengalami pergeseran makna, pembentukan makna baru (neologisme), serta konotasi yang bergeser sesuai konteks digital. Temuan ini memperkuat pentingnya pemahaman semantik dalam memaknai dinamika bahasa era digital.