Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Factors Influencing E-Banking Adoption in Rural Communities: A Case Study of Batang Kuis Prayogo, Irgi; Sugianto, Sugianto; bi rahmani, Nur ahmadi
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jab.v14i1.69936

Abstract

Banking adoption in rural communities, specifically in the Batang Kuis area. The results of data analysis indicate that perceived profit and security are the dominant factors encouraging e-banking adoption among the rural community in Batang Kuis. This research contributes to the existing literature by aligning with Utility Theory and TAM Theory , which posits that perceived benefits and actual benefits are key drivers of individual technology adoption. Based on these findings, this study recommends improving security measures, enhancing financial literacy through education programs, and improving infrastructure in rural areas to foster greater e-banking adoption. This necessitates collaboration between financial institutions and government agencies. However, this research has limitations, including a limited sample size and a restricted scope of variables. Future research could expand the sample and incorporate a wider range of variables for a more comprehensive understanding of e-banking adoption in rural settings.
Factors Influencing the Increase in E-Banking Adoption in Rural Communities (Case Study of Batang Kuis Community) Prayogo, Irgi; Sugianto, Sugianto; BI Rahmani, Nur Ahmadi
MediaTrend Vol 20, No 1 (2025): MARET
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/mediatrend.v20i1.28760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan adopsi e-banking di masyarakat pedesaan, khususnya di wilayah Batang Kuis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keuntungan dan keamanan yang dirasakan merupakan faktor dominan yang mendorong adopsi e-banking di kalangan masyarakat pedesaan di Batang Kuis. Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan menyelaraskan dengan Teori Utilitas, yang menyatakan bahwa manfaat yang dirasakan dan manfaat aktual merupakan pendorong utama adopsi teknologi individu. Berdasarkan temuan-temuan ini, studi ini merekomendasikan peningkatan langkah-langkah keamanan, peningkatan literasi keuangan melalui program-program pendidikan, dan peningkatan infrastruktur di daerah pedesaan untuk mendorong adopsi e-banking yang lebih besar. Hal ini memerlukan kolaborasi antara lembaga keuangan dan lembaga pemerintah. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, termasuk ukuran sampel yang terbatas dan cakupan variabel yang terbatas. Penelitian di masa mendatang dapat memperluas sampel dan menggabungkan rentang variabel yang lebih luas untuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang adopsi e-banking di lingkungan pedesaan.  
PERAN KRUSIAL PERBANKAN DALAM MEMUTUS MATA RANTAI TRANSAKSI DAN PERKEMBANGAN JUDI ONLINE Prayogo, Irgi
Jurnal Soshum Insentif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v8i1.1679

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran krusial perbankan dalam memutus mata rantai transaksi judi online di Indonesia. Melalui analisis mendalam terhadap data sekunder, penelitian ini mengidentifikasi berbagai mekanisme deteksi yang diterapkan oleh perbankan untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan yang terkait dengan aktivitas judi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan telah mengambil langkah signifikan dalam memerangi judi online, namun masih dihadapkan pada sejumlah tantangan kompleks, seperti kompleksitas skema kejahatan dan perkembangan teknologi yang cepat. Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pihak terkait, termasuk perbankan, regulator, dan pemerintah, dalam upaya memberantas judi online. Untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan, penelitian ini merekomendasikan peningkatan investasi dalam teknologi deteksi, penguatan regulasi, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Kesimpulannya, perbankan memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dengan memutus aliran dana ke aktivitas judi online. Namun, keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman mengenai peran perbankan dalam memerangi judi online di Indonesia dan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan yang lebih efektif di masa mendatang