Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Press Release dalam Penyebaran Informasi di Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi Digital Arifah, Engelberg Nur; Yusalina, Yusalina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6049

Abstract

Transformasi digital telah mendorong organisasi, termasuk instansi pemerintahan, untuk mengembangkan strategi komunikasi yang mampu menjawab kebutuhan informasi publik secara cepat dan kredibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan press release sebagai alat penyebaran informasi oleh Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi Digital. Penelitian diarahkan pada peran humas, proses penyusunan, serta strategi distribusi press release dalam kerangka teori komunikasi organisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas berperan sebagai penghubung utama antara organisasi dan masyarakat, dengan tanggung jawab menyusun narasi press release yang kemudian diverifikasi secara berjenjang sebelum didistribusikan melalui berbagai kanal komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas komunikasi organisasi sangat dipengaruhi oleh koordinasi internal yang solid dan strategi penyampaian informasi yang adaptif terhadap dinamika media digital.
Pemanfaatan Press Release dalam Penyebaran Informasi di Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi Digital Arifah, Engelberg Nur; Yusalina, Yusalina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6049

Abstract

Transformasi digital telah mendorong organisasi, termasuk instansi pemerintahan, untuk mengembangkan strategi komunikasi yang mampu menjawab kebutuhan informasi publik secara cepat dan kredibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan press release sebagai alat penyebaran informasi oleh Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi Digital. Penelitian diarahkan pada peran humas, proses penyusunan, serta strategi distribusi press release dalam kerangka teori komunikasi organisasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas berperan sebagai penghubung utama antara organisasi dan masyarakat, dengan tanggung jawab menyusun narasi press release yang kemudian diverifikasi secara berjenjang sebelum didistribusikan melalui berbagai kanal komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas komunikasi organisasi sangat dipengaruhi oleh koordinasi internal yang solid dan strategi penyampaian informasi yang adaptif terhadap dinamika media digital.
The Use of TikTok Social Media @TRAC_Astra as a Creative Promotion Platform Arifah, Engelberg Nur; Dharmawan, Leonard
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7548

Abstract

Digital transformation encourages companies to develop innovative communication strategies through social media. TRAC Astra, a transportation service provider under PT Serasi Autoraya, utilizes its TikTok account @trac_astra as a creative promotional platform to strengthen brand identity and reach a wider audience. The creative content strategy implemented consists of several stages, including trend research, storyboard development, and idea approval through Notion.In the production stage, the creative team highlights corporate values such as professionalism and comfort through visual elements and talent selection. Meanwhile, in the post-production stage, the consistent use of blue, white, and orange is applied to maintain strong brand identity.The form of creativity is analyzed using Kapferer’s Brand Identity Prism theory, which consists of six dimensions. The physical dimension is reflected through consistent logo placement and color palette; personality through friendly yet professional communication style; culture through values of reliability and excellent service; relationship through interaction built with the audience; reflection through the portrayal of users as modern and confident individuals; and self-image through expressions of pride and trust toward the brand.The results of the study indicate that TRAC Astra successfully integrates creativity and brand identity, producing content that not only attracts audience attention but also strengthens emotional connection and brand loyalty.