kartiwa, dega
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Fluktuasi Harga Minyak Terhadap Output Sektor Industri Manufaktur di Indonesia Kartiwa, Dega; Aswin Masudi, Ahmad
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 3 No 2 (2024): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/8npcr588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi harga minyak terhadap output sektor manufaktur menggunakan data panel 34 provinsi Indonesia selama periode 2010–2023. Hasil estimasi Fixed Effects Model (FEM) menunjukkan bahwa harga minyak dan penanaman modal luar negeri memiliki pengaruh signifikan secara positif terhadap output manufaktur, yang mendukung pertumbuhan melalui transfer teknologi, perluasan kapasitas produksi, dan mendorong aktivitas di sektor energi. Sebaliknya, jumlah angkatan kerja memiliki pengaruh signifikan secara negatif, yang mencerminkan ketidaksesuaian struktural dalam tenaga kerja dan peningkatan otomatisasi di sektor manufaktur. Penelitian ini menekankan pentingnya stabilitas harga minyak, peningkatan aliran investasi, diversifikasi sumber energi, dan pelaksanaan pelatihan tenaga kerja yang terarah untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur yang berkelanjutan.
Dampak Fluktuasi Harga Minyak Terhadap Output Sektor Industri Manufaktur di Indonesia Kartiwa, Dega; Aswin Masudi, Ahmad
PARAHYANGAN ECONOMIC DEVELOPMENT REVIEW Vol 3 No 2 (2024): Parahyangan Economic Development Review
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/8npcr588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi harga minyak terhadap output sektor manufaktur menggunakan data panel 34 provinsi Indonesia selama periode 2010–2023. Hasil estimasi Fixed Effects Model (FEM) menunjukkan bahwa harga minyak dan penanaman modal luar negeri memiliki pengaruh signifikan secara positif terhadap output manufaktur, yang mendukung pertumbuhan melalui transfer teknologi, perluasan kapasitas produksi, dan mendorong aktivitas di sektor energi. Sebaliknya, jumlah angkatan kerja memiliki pengaruh signifikan secara negatif, yang mencerminkan ketidaksesuaian struktural dalam tenaga kerja dan peningkatan otomatisasi di sektor manufaktur. Penelitian ini menekankan pentingnya stabilitas harga minyak, peningkatan aliran investasi, diversifikasi sumber energi, dan pelaksanaan pelatihan tenaga kerja yang terarah untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur yang berkelanjutan.