Missiani, Ruthy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Gaya Belajar Anak menurut Prinsip Alkitabiah di Era Kontemporer Elisabeth, Laura; Missiani, Ruthy
Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/tjt.v5i1.935

Abstract

Parents have a great responsibility in instilling Christian values, as emphasized in Proverbs 22:6. However, in the modern era, with increasingly busy lifestyles and ever-evolving technology, parents' involvement in religious education often diminishes, leaving this responsibility to the school or Church. This has led to a decline in the application of Christian values at home. To ensure that children grow up with a strong spiritual foundation, it is important for parents to be actively involved in the child's learning process. The approach used in this study is a literature review, with descriptive analysis using data sources from books, journals and the internet. The results show that active parental involvement in children's education greatly influences the way children learn and develop Christian character. A supportive family environment also plays an important role in shaping children's learning styles, as well as how technology can be used to support Christian education.
KONTINUITAS PENDIDIKAN KELUARGA DALAM ALKITAB DENGAN PENDIDIKAN MASA KINI Missiani, Ruthy
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1718

Abstract

Keluarga memiliki banyak dimensi. Allah menempatkan keluarga sebagai pusat dari komunitas, bangsa dan dunia. Keluarga harus ditandai dengan iman, pembelajaran, kehormatan, kasih dan kepedulian dan perkembangannya adalah tanggung jawab kita semua. Di Perjanjian Lama kita melihat perkembangan keluarga-keluarga di mana satu atau dua orang akan setia kepada Allah, tetapi dalam jangka panjang keluarga mereka akan berpaling dan melihat konsekuensinya. Perjanjian Baru mengakui peran penting keluarga di dalam memelihara iman. Diakui bahwa Gereja yang hidup itu terjadi di dalam keluarga. Gereja yang hidup itu terjadi dalam pengajaran Injil di rumah keluarga-keluarga; dalam baptisan; dalam pemecahan roti dan dalam pengajaran-pengajaran. Ada sebuah benang merah antara pendidikan di era Era Perjanjian Lama dengan pola dan praktik Pendidikan hingga saat ini. Pendidikan Zaman Perjanjian Lama memiliki kontribusi yang besar besar terhadap Pendidikan Agama Kristen, salah satunya adalah praktik pendidikan yang berpusat pada Tuhan. Ini adalah salah satu warisan yang paling indah.