Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kinerja Lingkungan, Ukuran Perusahaan, Leverage dan Sales Growth terhadap Pengungkapan Emisi Karbon Suhardi, Mutiara Khairunnisa
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 5 No. 2 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v5i2.1348

Abstract

The Indonesian government has mandated corporate social and environmental responsibility reporting, shifting from its previous voluntary approach. However, many companies in Indonesia have yet to fully disclose their carbon emissions. This study examines the influence of environmental performance, firm size, leverage, and sales growth on carbon emission disclosure. Carbon disclosure is measured using a checklist from the Carbon Disclosure Project, which assesses accountability and strategic responses to climate change. The research analyzes 31 companies using panel data processed with Eviews 12 software. The findings show that firm size positively affects carbon emission disclosure, as larger companies with more resources tend to be more engaged in climate change mitigation efforts, leading to better disclosure practices. Conversely, leverage and sales growth negatively impact disclosure; firms with high debt levels often prioritize repayment over environmental reporting, while growing companies may focus more on financial performance than sustainability reporting. Additionally, the study finds that environmental performance, whether strong or weak, does not significantly affect carbon emission disclosure. These results suggest that while firm size facilitates disclosure, financial priorities and growth strategies can limit companies' willingness to report their carbon emissions transparently.
Skema Terbaru Perhitungan Peraturan PPh Pasal 21 Berdasarkan PP Nomor 58 Tahun 2023 Pada Wajib Pajak Orang Pribadi Patra, Salma Luthfania; Suhardi, Mutiara Khairunnisa; Huda, Muhammad Gilang Al; Murti, Galuh Tresna
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.15728

Abstract

Pajak merupakan kotribusi terbesar bagi pembangunan negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 Tahun 2023, pemerintah Indonesia mengatur regulasi terbarunya pada Pajak Penghasilan (PPh) pasal 21 atas wajib pajak orang pribadi. Dalam hal ini disebutkan bahwa tarif pemotongan PPh Pasal 21 terdiri atas Tarif Efektif (TER) pemotongan PPh Pasal 21 untuk setiap masa pajak dan Tarif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh untuk masa pajak terakhir. Adanya peraturan tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan terbaru yang sebelumnya sudah pernah diubah sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2021. Skema perhitungan TER dikenakan atas penghasilan yang diterima dan dapat menambah keuntungan ekonomis wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan mengulas secara komprehensif terkait pemecahan masalah atas kasus setiap klasifikasi perhitungan PPh 21. Metode penelitian ini, yaitu teknik dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya hasil yang sama dan berbeda pada setiap aspek klasifikasi perhitungan wajib pajak orang pribadi. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi dan ilmu pengetahuan bagi para pembaca dan peneliti selanjutnya.
ASSURANCE LAPORAN KEBERLANJUTAN: TINJAUAN LITERATUR TREN DAN TANTANGAN Suhardi, Mutiara Khairunnisa; Aqifah Nurul Sarsyah; Farhan, Muh.; Said, Darwis; Nagu, Nadhirah
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6tkgsz69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau perkembangan tren dan tantangan utama dalam praktik assurance laporan keberlanjutan di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas perusahaan secara global. Melalui pendekatan literature review dengan sumber ilmiah, penelitian ini menelaah dinamika regulasi, evolusi standar assurance, serta kompetisi antara penyedia jasa akuntansi dan non-akuntansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa lanskap sustainability assurance sedang berada pada fase transisi penting dari praktik sukarela menuju kewajiban regulasi, sebagaimana tercermin dalam regulasi internasional seperti CSRD di Uni Eropa dan aturan iklim SEC di Amerika Serikat. Meskipun tren global bergerak menuju assurance mandatori, praktik ini masih menghadapi berbagai tantangan signifikan, meliputi ketidakseragaman standar, keragaman istilah, keterbatasan metodologi, rendahnya transparansi, serta kesiapan data keberlanjutan yang belum memadai untuk diaudit. Selain itu, terdapat ketegangan institusional antara penyedia assurance akuntansi dan non-akuntansi yang mempengaruhi pelembagaan standar serta profesionalisasi praktik. Penelitian ini menegaskan pentingnya standardisasi, penguatan kompetensi multidisiplin, serta peningkatan kualitas data untuk memastikan sustainability assurance mampu memberikan tingkat keyakinan yang kredibel bagi pemangku kepentingan. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat peran teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan, serta menawarkan implikasi praktis bagi regulator, perusahaan, dan penyedia jasa assurance dalam mengembangkan praktik assurance yang lebih kredibel, komparabel, dan relevan secara global.