Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Klasifikasi Sentimen Masyarakat Terhadap Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia Menggunakan Naïve Bayes Classifier Abdul Haris Kurnia Sandi Harahap; Haerani, Elin; Oktavia, Lola; Okfalisa; Kurnia, Fitra
Bulletin of Computer Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): June 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v5i4.615

Abstract

The revision of the Indonesian National Armed Forces Bill (RUU TNI) has become a hot topic in Indonesian public policy and has sparked controversy among the public due to its sudden emergence and lack of open planning process. This has raised concerns about the potential for military domination and the return of the dual function of the ABRI (Indonesian Armed Forces). The classification of public sentiment towards the RUU TNI is the focus of this study. Comments are categorized into two types of sentiment classes, namely positive and negative. The research stages include data collection, sentiment labeling, data cleaning, text normalization to lowercase letters, sentence or document segmentation into smaller parts, text data normalization, negation handling, stopword removal, and stemming, weighting using the TF-IDF technique, model classification development, and evaluation of the model's performance. The Naïve Bayes Classifier method classified 1,547 comment data points collected from two Instagram social media accounts. The Naïve Bayes Classifier model achieved an accuracy of 83.74%, precision of 81.17%, recall of 87.86%, and an F1-score of 84.38%. This study has limitations, including the limited amount of data collected. These include an imbalance in the amount of data between sentiment categories, data from only one social media platform, and the suboptimal identification of positive and negative sentiments. It is recommended that future research compare this method with other classification methods, expand the dataset, broaden the scope of data collection by involving various social media platforms over a wider time span, thereby providing a more comprehensive picture of public opinion, and test a wider range of algorithm combinations. This study can serve as an initial indicator for rapid policy evaluation, where positive or negative comments from the public on social media can provide important input in assessing the effectiveness of a policy.
IMPLEMENTASI JARINGAN LAN DAN WLAN PADA MIKROTIK (STUDI KASUS LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER UIN SUSKA RIAU) Abdul Haris Kurnia Sandi Harahap; May Sra Handika; Nurul Fajri; Safrizal
JOCITIS-Journal Science Infomatica and Robotics Vol. 1 No. 4 (2024): JOCOTIS - Journal Science Informatica and Robotics
Publisher : JOCITIS-Journal Science Infomatica and Robotics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital saat ini, keberadaan jaringan komputer menjadi suatu kebutuhan krusial bagi berbagai lembaga dan organisasi. Local Area Network (LAN) dan Wireless Local Area Network (WLAN) merupakan infrastruktur jaringan yang umum digunakan untuk mendukung konektivitas dan pertukaran informasi antar perangkat. MikroTik, sebagai salah satu penyedia perangkat jaringan, menawarkan solusi yang dapat diandalkan dalam mengelola jaringan LAN dan WLAN. MikroTik dengan reputasi sebagai penyedia perangkat jaringan yang terkemuka, menarik perhatian sebagai pilihan yang potensial untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain itu, keberhasilan implementasi jaringan LAN dan WLAN pada MikroTik juga dapat memberikan panduan praktis bagi organisasi yang tengah mempertimbangkan atau merencanakan peningkatan infrastruktur jaringan mereka. Fokus penelitian ini adalah Laboratorium Jaringan Komputer di UIN Suska Riau, di mana efektivitas dan efisiensi router dan titik akses MikroTik dievaluasi dalam lingkungan pendidikan dunia nyata. Studi ini dimulai dengan gambaran umum tentang teknologi MikroTik, dengan menekankan perannya dalam menciptakan infrastruktur jaringan yang kokoh dan dapat diskalakan. Selanjutnya, penelitian ini mendalami persyaratan khusus dan tantangan yang dihadapi oleh Laboratorium Jaringan Komputer, memberikan wawasan tentang kebutuhan integrasi LAN dan WLAN untuk konektivitas yang lancar. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang potensi MikroTik, diharapkan dapat memperkuat fondasi teknologi informasi organisasi dan meningkatkan daya saing di era digital ini.