AbstrakDi Indonesia sudah banyak pembinaan olahraga bola voli, yaitu salah satunya adalah Bandung Tectona sebagai klubbola voli yang berbasis di Kota Bandung. Berperan aktif dalam pembinaan atlet bola voli dari mulai usia dini sampaiprofesional. Kondisi fisik seperti cedera kronis atau kelelahan fisik sering menjadi alasan utama yang mendasari atletlebih memilih pensiun di usia muda. Transisi ke kehidupan setelah karier profesional, adalah salah satu alasan utamabagi atlet untuk memulai berwirausaha sebelum penisun. Kondisi ini menarik peneliti untuk mengetahui lebih jauhkesiapan masa transisi ini yaitu bagaimana bekal pengetahuan wirausaha para atlet dan bagaimana pengaruh nyaterhadap minat berwirausaha mereka.Penelitian ini menerapkan metode descriptive causality research, dengan objek penelitian berupa atlet voli yangtergabung dalam klub voli Tectona di Kota Bandung. Sampel penelitian berjumlah 100 responden, yang dipilihmenggunakan teknik Lameshow. Pendekatan yang digunakan meliputi metode deskriptif serta analisis regresi liniersederhana. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa tingkat pemahaman atlet terhadap kewirausahaan tergolongbaik, dengan persentase sebesar 74,4%. Selain itu, minat atlet dalam berwirausaha juga menunjukkan hasil yangpositif, dengan nilai sebesar 79,90%. Lebih lanjut, pengetahuan kewirausahaan terbukti memiliki pengaruh yangsignifikan dan positif terhadap minat berwirausaha. Dengan nilai t hitung = 11.859 dari t tabel = 1,694. dengansignifikasi = 0,00, dengan kontribusi pengaruh sebesar: 58, 90%.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan dan minat atlet Bandung Tecona tentang kewirausahaan cukupbaik dan pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha para atlet. Kata kunci : kewirausahaan, minat berwirausaha, transisi karir.