Rhyky RD Sihombing, M.Th
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penerapan Teknik Bernyanyi Dalam Koor NHKBP Lubuk Pakam. Skripsi Jurusan Pendidikan Musik Gereja, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Elfrida Yesni Simangunsong; Testi Bazarni Zebua, M.Pd; Rhyky RD Sihombing, M.Th; Lince Rauli Ture Simamora, M.Pd; Aprinaldi Simarangkir, M.Sn
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanalisis sebuah teknik bernyanyi yang diterapkan oleh koor NHKBP Lubuk Pakam. Teknik bernyanyi merupakan cara orang (manusia) menghasilkan suara yang baik, merdu dan indah sesuai keinginan pencipta lagu. Ada beberapa unsur yang diperlukan dalam olah vokal, yaitu pernapasan, artikulasi, intonasi, phrasering dan ekspresi. Untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi dengan teknik vokal yang baik dan benar dibutuhkan latihan yang rutin, dengan latihan rutin akan membuat pita suara menjadi lentur, suara lebih stabil dan suara akan menjadi lebih indah di dengar. Koor NHKBP Lubuk Pakam merupakan sekelompok paduan suara yang sudah beberapa kali mendapatkan kejuaraan dalam lomba bernyanyi. Koor nhkbp memiliki anggota sebanyak 39 orang dan memiliki 2 pelatih koor yang tidak ada satupun diantaranya yang memiliki latar belakang sekolah musik, jadi pelatih mengajar secara otodidak.  Dengan demikian mereka mengalami kesulitan seperti kurangnya pengetahuan tentang musik dan kurangnya penggunaan teknik vokal yang baik dan benar pada saat bernyanyi. Tetapi dari masalah tersebut justru mereka mengikuti lomba paduan suara sekaligus memenangkan perlombaan tersebut. Yang menbuat paduan suara mendapat kejuraan yang pertama, kualitas vokal anggota sangat menentukan, termasuk teknik bernyanyi dan harmoni yang dihasilkan. Latihan rutin dan pengalaman tampil di depan publik juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan. Selain itu, niat, konsisten dan rasa ingin terus belajar sangatlah mempengaruhi. Sebelum menerapkan teknik bernyanyi NHKBP Lubuk Pakam sering mengalami berbagai kendala dalam penampilan mereka seperti, suara terdengar kurang jernih, dengan intonasi yang tidak stabil dan kesulitan dalam mengontrol nada. Selain itu, ketegangan pada pita suara sering menyebabkan masalah vokal, seperti suara serak dan kelelahan, yang menghambat kemampuan mereka untuk bernyanyi dalam waktu lama. Penyanyi juga mungkin merasa kurang percaya diri, yang berdampak pada kemampuan mereka untuk mengekspresikan emosi. Penampilan mereka cenderung monoton dan kurang menarik. Namun Setelah koor NHKBP Lubuk Pakam menerapkan teknik bernyanyi yang tepat, perubahan signifikan menjadi terlihat. Penyanyi mulai mengalami peningkatan kualitas suara, dengan nada yang lebih jelas dan stabil. Penggunaan pernapasan diafragma dan teknik resonansi yang baik memungkinkan mereka untuk bernyanyi dengan lebih kuat dan tanpa rasa sakit. Selain itu, kemampuan untuk mengekspresikan emosi dalam penampilan mereka meningkat, menjadikan setiap penampilan lebih mengesankan dan mampu menarik perhatian audiens.
Penerapan Teknik Vokal Intonasi Oleh Song Leader Dalam Menyanyikan Lagu Kidung Jemaat No. 410 “Tenanglah Kini Hatiku” Pada Ibadah Minggu GKPI Pagar Beringin Kabupaten Tapanuli Utara. Skripsi Jurusan Pendidikan Musik Gereja, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Agnes Dewi Rohani Siahaan; Dr. Eben Haezarni Telaumbanua, M.Pd; Novita Aditya Manalu, M.Sn; Robert KA Simangunsong, M.Mg; Rhyky RD Sihombing, M.Th
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi song leader dengan menerapkan teknik vokal Intonasi. Teknik vokal Intonasi adalah kemampuan dalam membidik nada, serta mempertahankan ketepatan tinggi rendahnya suatu nada. Dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi dalam menyampaikan pesan dari suatu lagu. Metode yang digunakan dalam tahapan penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Tahapan penelitian yang dilaksanakan antara lain, observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini berjumlah empat orang song leader yang berada di gereja GKPI Pagar Beringin. Adapun tahapan penerapan teknik Intonasi yaitu, pemberian materi vokal, latihan sikap badan, latihan pernapasan, teknik artikulasi, teknik intonasi dan yang terakhir evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik intonasi yang baik sangat memengaruhi keselarasan dan kenyamanan dalam menyanyikan lagu pujian. Song leader yang mampu menjaga ketepatan nada, kestabilan suara, serta pengucapan lirik dengan jelas dan emosional mampu membangun suasana ibadah yang lebih menyentuh dan mendalam. Dalam lagu“Tenanglah Kini Hatiku”, intonasi yang tepat dapat memperkuat pesan ketenangan dan pengharapan yang terkandung dalam lirik lagu. Oleh karena itu, pelatihan vokal bagi para song leader sangat dianjurkan untuk menunjang peran mereka dalam pelayanan musik gereja. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan agar pelatihan teknik vokal dapat terus diterapkan pada song leader agar kemampuan bernyanyi semakin meningkat.
Teknik Permainan Rengget Kulcapi Lagu Kitab Ende-Enden No. 187," Gegeh Kuasa Kesah Si Badia Dalam Ibadah GBKP Gurubenua.Skripsi Jurusan Pendidikan MusikGreja.Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung Hiskya Ignatius Sitepu; Robert ka Simangunsong, M.mg; Rhyky RD Sihombing, M.Th; Lince rauli ture, M.Pd; Boho Parulian Pardede m.sn, M.Pd.K
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4276

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pemain alat musik tradisional dan saf gereja di GBKP Gurubenua, serta dokumentasi audio-visual sebagai teknik atuma. Fokus analisis terletak pada aspek musik dan aspek kontekstual yang terdapat dalam upacara ibadah Penelitian ini menegaskan bahwa teknik rengget memiliki dampak yang signifikan berdasarkan teman yang diperoleh Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan dan menelaah implementasi teknik rengget pada alat musik kulcapi yang terdapat dalam lagu Kitab Ende-Enden No. 187 yang berjudul "Gegeh Kunsa Kesah St Badia, serta memahami fungsinya dalam komeks ibadah di GBKP Gurubenua Teknik rengget adalah satu bentuk hiasan khas yang terdapat dalam warisan musik Batak yang bertujuan untuk meningkatkan kekayaan melidi dengan penambahan sentuhan nada-nada ornamen, getaran, dan improvisasi singkat yang dilakukan secara spontan olch pemain kulcapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pemain alat musik tradisional dan staf gereja di GBKP Gurubenua, serta dokumentasi audio-visual schagai teknik ama Fokus analisis terletak pada aspek musik dan aspek kontekstual yang terdapat dalam upacara ibadah Penelitian ini menegaskan bahwa teknik rengget memiliki dampak yang signifikan berdasarkan temuan yang diperoleh