Lince Rauli Ture Simamora, M.Pd
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknik Frasering Lagu Buku Ende No 841 Ai Ho Do Nampuna Harajaon oleh Song Leader dalam Ibadah Minggu GKPI Pagar Beringin.Skripsi Jurusan Pendidikan Musik Gereja, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Mirna Christiana Banjarnahor; Lince Rauli Ture Simamora, M.Pd; Dr Diana Martiani Situmeang, M.Pd; Roy JM Hutagalung, M.Sn; Aprinaldi P Simarangkir, M.Sn
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi song leader dengan menerapkan teknik frasering. Teknik frasering adalah sebuah metode latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi dalam menyampaikan pesan dari suatu lagu dengan pemenggalan kalimat yang tepat. Metode yang digunakan dalam tahapan penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Tahapan penelitian yang dilaksanakan antara lain, observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini berjumlah empat orang song leader yang berada di GKPI Pagar Beringin. Adapun tahapan penerapan teknik frasering dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan yaitu, pemberian materi vokal, latihan sikap badan, latihan pernapasan, teknik artikulasi dan yang terakhir evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik frasering memberikan perubahan yang dapat meningkatkan kemampuan bernyanyi song leader di GKPI Pagar Beringin dan juga menambah pengetahuan dan pemahaman song leader tentang teknik vokal. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan agar pelatihan teknik vokal dapat terus diterapkan pada song leader agar kemampuan bernyanyi semakin meningkat.
Analisis Penerapan Teknik Bernyanyi Dalam Koor NHKBP Lubuk Pakam. Skripsi Jurusan Pendidikan Musik Gereja, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Elfrida Yesni Simangunsong; Testi Bazarni Zebua, M.Pd; Rhyky RD Sihombing, M.Th; Lince Rauli Ture Simamora, M.Pd; Aprinaldi Simarangkir, M.Sn
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanalisis sebuah teknik bernyanyi yang diterapkan oleh koor NHKBP Lubuk Pakam. Teknik bernyanyi merupakan cara orang (manusia) menghasilkan suara yang baik, merdu dan indah sesuai keinginan pencipta lagu. Ada beberapa unsur yang diperlukan dalam olah vokal, yaitu pernapasan, artikulasi, intonasi, phrasering dan ekspresi. Untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi dengan teknik vokal yang baik dan benar dibutuhkan latihan yang rutin, dengan latihan rutin akan membuat pita suara menjadi lentur, suara lebih stabil dan suara akan menjadi lebih indah di dengar. Koor NHKBP Lubuk Pakam merupakan sekelompok paduan suara yang sudah beberapa kali mendapatkan kejuaraan dalam lomba bernyanyi. Koor nhkbp memiliki anggota sebanyak 39 orang dan memiliki 2 pelatih koor yang tidak ada satupun diantaranya yang memiliki latar belakang sekolah musik, jadi pelatih mengajar secara otodidak.  Dengan demikian mereka mengalami kesulitan seperti kurangnya pengetahuan tentang musik dan kurangnya penggunaan teknik vokal yang baik dan benar pada saat bernyanyi. Tetapi dari masalah tersebut justru mereka mengikuti lomba paduan suara sekaligus memenangkan perlombaan tersebut. Yang menbuat paduan suara mendapat kejuraan yang pertama, kualitas vokal anggota sangat menentukan, termasuk teknik bernyanyi dan harmoni yang dihasilkan. Latihan rutin dan pengalaman tampil di depan publik juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan. Selain itu, niat, konsisten dan rasa ingin terus belajar sangatlah mempengaruhi. Sebelum menerapkan teknik bernyanyi NHKBP Lubuk Pakam sering mengalami berbagai kendala dalam penampilan mereka seperti, suara terdengar kurang jernih, dengan intonasi yang tidak stabil dan kesulitan dalam mengontrol nada. Selain itu, ketegangan pada pita suara sering menyebabkan masalah vokal, seperti suara serak dan kelelahan, yang menghambat kemampuan mereka untuk bernyanyi dalam waktu lama. Penyanyi juga mungkin merasa kurang percaya diri, yang berdampak pada kemampuan mereka untuk mengekspresikan emosi. Penampilan mereka cenderung monoton dan kurang menarik. Namun Setelah koor NHKBP Lubuk Pakam menerapkan teknik bernyanyi yang tepat, perubahan signifikan menjadi terlihat. Penyanyi mulai mengalami peningkatan kualitas suara, dengan nada yang lebih jelas dan stabil. Penggunaan pernapasan diafragma dan teknik resonansi yang baik memungkinkan mereka untuk bernyanyi dengan lebih kuat dan tanpa rasa sakit. Selain itu, kemampuan untuk mengekspresikan emosi dalam penampilan mereka meningkat, menjadikan setiap penampilan lebih mengesankan dan mampu menarik perhatian audiens.
Penerapan Metode Drill dalam Membaca Notasi Balok pada Pembelajaran Seni Musik Siswa Kelas X-1 di SMA N 3 Padangsidimpuan. Skripsi Pendidikan Musik Gereja, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Angelis Lumban Gaol; Lince Rauli Ture Simamora, M.Pd; Dr Diana Martiani Situmeang, M.Pd; Dr Eben Haezarni Telaumbanua, M.Pd; Testi Bazarni Zebua, M.Pd
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan menerapkan metode drill dalam membaca notasi balok dalam musik, yang merupakan keterampilan dasar dalam memahami dan menginterpretasikan karya musik secara visual. Notasi balok adalah sistem penulisan musik yang digunakan secara luas di seluruh dunia, yang menyajikan informasi mengenai nada, ritme, dan dinamika musik. Dalam penelitian ini, penulis mengidentifikasi berbagai aspek penting dalam membaca notasi balok, seperti pengenalan simbol-simbol musik, pemahaman terhadap waktu dan durasi, serta kemampuan untuk menghubungkan notasi dengan suara yang dihasilkan. Selain itu, skripsi ini juga mengkaji tantangan yang dihadapi oleh pemula dalam mempelajari notasi balok serta strategi yang dapat diterapkan untuk mempercepat proses pembelajaran. Melalui studi literatur dan pengamatan terhadap praktik pembelajaran, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pendidik musik dan para pelajar untuk mengembangkan keterampilan membaca notasi balok dengan lebih efektif.