Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REPRESENTASI DAN PENERIMAAN AUDIENS TERHADAP KONTEN @pitahrld DI TIKTOK Padilah, Nengsi Nur; Kurniawati , Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8460

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi diri dan penerimaan audiens terhadap konten TikTok yang diproduksi oleh kreator @pitahrld, dengan pendekatan teori resepsi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas audiens berada dalam posisi dominant-hegemonic, menerima pesan yang disampaikan kreator sebagai edukatif, menghibur, dan sarat nilai positif seperti kreativitas, kesederhanaan, serta semangat hidup. Sebagian audiens juga menunjukkan posisi negotiated, dengan tetap kritis terhadap aspek teknis dan keamanan konten. Secara teknis, kualitas visual, audio, dan narasi menunjukkan peningkatan signifikan, yang memperkuat efektivitas penyampaian pesan. Interaksi aktif audiens, baik melalui komentar maupun berbagi konten, menjadi indikator keberhasilan dalam membangun komunitas digital di TikTok. Kata kunci: Representasi, penerimaan audiens, TikTok.
ANALISIS KETIMPANGAN SOSIAL DALAM FILM ORANG KAYA BARU Amelia, Loureta; Kurniawati , Juliana
Jurnal MADIA (Jurnal Humas dan Media Kontemporer) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/madia.v6i1.8502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan sosial yang direpresentasikan dalam film Orang Kaya Baru dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dan teori representasi dari Stuart Hall. Film ini menggambarkan transformasi sosial sebuah keluarga dari kelas ekonomi bawah menjadi kaya secara tiba-tiba karena warisan, yang memunculkan berbagai dinamika sosial dan budaya. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap narasi dan adegan-adegan dalam film untuk mengidentifikasi representasi ketimpangan sosial serta ideologi yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan status ekonomi dalam film ini tidak hanya berdampak pada aspek material, tetapi juga memengaruhi cara berpikir, hubungan sosial, dan nilai-nilai dalam keluarga. Lima adegan kunci dianalisis untuk menunjukkan kondisi ekonomi sebelum kaya, keterbatasan akses terhadap pendidikan, perubahan gaya hidup, perlakuan sosial yang berbeda sebelum dan sesudah kaya, serta refleksi tentang makna kekayaan yang sejati. Analisis pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos mengungkap bagaimana film ini merepresentasikan kekayaan sebagai konstruksi sosial yang kompleks dan tidak selalu membawa kebahagiaan. Film ini secara kritis merefleksikan ketimpangan sosial sebagai persoalan multidimensi yang menyentuh aspek ekonomi, budaya, dan relasi antarmanusia. Kata kunci: Ketimpangan Sosial, representasi,Semiotika Film