Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Design of Mandala Art Combination with Malay Deli Ornaments Panjaitan, Nurul Atika Hariani; Tanjung, Mhd. Rusdi
Jurnal Sosial, Politik dan Budaya (SOSPOLBUD) Vol. 2 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/sospolbud.v2i2.5404

Abstract

Mandala Art literally comes from Sanskrit which means circle. The circle in question is a picture of the cosmos, which describes the whole, unity/oneness, continuity, endlessness, as well as a picture of a sacred space, a transcendent and immanent unity. A circle created to represent wholeness personally and cosmologically. Malay ornament motifs are basically sourced from nature, such as flora, fauna, diamonds and celestial objects. These natural objects are engineered in several specific forms and various types. The design of Mandala Art combined with Malay Deli ornaments is to raise the shape and type of Malay ornaments in making the concept of the Mandala Art pattern. The design of Mandala Art in combination with Malay Deli ornaments is the result of a modern Pattern design based on ideas of motifs or decorative ornaments designed in the form of soft files. The purpose of this design is as a reference for designers, art workers, lovers of Mandala Art, especially traditional Malay Deli applied art.
Desain Tipografi Futuristik: Transformasi Aksara Minangkabau Di Dunia Digital Prayogi, Rendy; Tanjung, Mhd. Rusdi; Batubara, Nazwa Nabila
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Sains Informatika Terapan (Oktober, 2025)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v4i3.790

Abstract

Artikel ini membahas transformasi aksara Minangkabau ke dalam desain tipografi futuristik dalam konteks digital. Aksara Minangkabau, sebagai warisan budaya yang kaya, memiliki keunikan dan karakteristik yang dapat diadaptasi dalam era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana desain tipografi dapat mengedepankan estetika lokal sekaligus memenuhi kebutuhan komunikasi modern. Metode yang digunakan meliputi analisis visual terhadap aksara Minangkabau dan penerapan prinsip-prinsip desain grafis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan teknologi desain digital, aksara Minangkabau dapat diinterpretasikan dengan cara yang menarik dan relevan, menciptakan jembatan antara tradisi dan inovasi. Selain itu, artikel ini juga menyoroti potensi penggunaan desain tipografi futuristik dalam berbagai media, seperti aplikasi mobile, situs web, dan materi promosi. Dengan demikian, transformasi ini tidak hanya menjaga kelestarian aksara Minangkabau, tetapi juga memperluas jangkauan dan pemahamannya di kalangan generasi muda.