Prastiwi , Yohana Ika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP TINGKAT PERSEPSI NYERI PADA PASIEN POST LAPARATOMY DI RSUD Ir. SOEKARNO SUKOHARJO Wahyudi, Aan; Prajayanti , Eska Dwi; Prastiwi , Yohana Ika
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang; Nyeri merupakan adalah suatu yang menyakitkan tubuh yang diungkapkan secara subjektif oleh individu yang mengalaminya. Upaya untuk mengurangi persepsi pasien post laparatomy salah satu nya adalah menggunakan terapi nonfarmakologis terapi benson. Relaksasi benson dapat digunakan untuk pasien yang sedang mengalami nyeri. Teknik relaksasi benson merupakan metode yang dapat dilakukan terutama pada pasien yang mengalami nyeri, merupakan latihan pernapasan yang menurunkan konsumsi oksigen, frekuensi pernapasan, frekuensi jantung dan ketegangan otot yang menghentikan siklus nyeri, ansietas dan ketegangan otot. Relaksasi benson dapat menurunkan persepsi nyeri dengan menstimulasi system kontrol desenden, yang mengakibatkan lebih sedikit stimuli nyeri yang ditransmisikan ke otak. Teknik relaksasi dipercaya dapat menurunkan intensitas nyeri dengan merilekskan ketegangan otot yang menunjang nyeri. Tujuan : Mengetahui hasil implementasi mengenai pemberian terapi benson terhadap penurunan persepsi nyeri pasien post laparatomy  Metode ; Menggunakan desain studi kasus, subjek pada 2 pasien dengan post laparotomy yang dirawat di bangsal Flamboyan RSUD Ir. Soekarno dilakukan pada tanggal 29 Mei – 10 Juni 2023. Alat ukur untuk skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Variabel dependent penerapan teknik relaksasi benson, variable independent tingkat persepsi nyeri pasien post laparatomy. Penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan menganalisa data pasien post laparatomy yang mengalami nyeri. Hasil ; Skala nyeri sebelum dilakukan terapi benson, kedua subyek berbeda. Subyek 1 memiliki skala 6  sedangkan subjek ke 2 memiliki skala nyeri 5. Setelah diberikan terapi benson skala nyeri kedua subjek mengalami penurunan, subjek 1 skala nyeri menjadi 5 sedangkan subjek 2 skala nyeri menurun menjadi 4. Kesimpulan : Terapi benson mampu menurunkan persepsi nyeri pada pasien post laparatomy di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.
PENERAPAN MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI BANGSAL LAVENDER RSUD Ir. SOEKARNO KABUPATEN SUKOHARJO Dilantari, Erliana; Hartutik , Sri; Prastiwi , Yohana Ika; Asifah , Maya
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Lansia akan mengalami suatu proses yang disebut Aging Process atau proses penuaan. Proses penuaan adalah siklus kehidupan yang ditandai dengan tahapan-tahapan menurunnya berbagai fungsi organ tubuh, yang ditandai dengan semakin rentannya tubuh terhadap berbagai serangan penyakit. Salah satu kemunduran dari lansia yang dapat mempengaruhi fisik serta psikis dari lansia adalah kualitas tidur. Lansia yang mengalami penurunan kualitas tidur atau memiliki kualitas tidur buruk akan mengalami berbagai macam permasalahan. Oleh karena itu, massage punggung akan diberikan untuk meningkatkan kualitas tidur lansia. Massage punggung dapat merangsang munculnya morfin alami yang dihasilkan tubuh berupa dinorfin, enkefalin, dan endorphin serta dapat berperan sebagai relaksan pada tubuh, yang berperan untuk memperbaiki mutu dan waktu tidur, mempermudah mengawali tidur, serta dapat meningkatkan kualitas tidur lansia. Tujuan: Mengetahui penerapan massage punggung terhadap kualitas tidur lansia di Bangsal Lavender RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pendekatan studi kasus (Case Study). Rancangan penelitian ini untuk melihat penerapan massage punggung terhadap kualitas tidur lansia. Variabel independent pada penelitian ini adalah massage punggung dan variabel dependent pada penelitian ini adalah kualitas tidur lansia. Subjek pada studi kasus ini adalah 2 orang pasien lansia yang masih dirawat di Bangsal Lavender RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan. Pada penelitian ini massage punggung diberikan dengan durasi selama 10 menit dan diberikan selama 3 hari berturut-turut sebelum tidur. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kualitas tidur adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil: Kedua responden memiliki kualitas tidur buruk dengan skor > 5 sebelum diberikan massage punggung dan kedua responden memiliki kualitas tidur baik dengan skor < 5 sesudah diberikan massage punggung selama 3 hari sebelum tidur dengan durasi 10 menit. Kesimpulan: Kedua responden sama-sama memiliki kualitas tidur yang baik sesudah diberikan massage punggung selama 3 hari sebelum tidur dengan durasi 10 menit.