Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Risiko Sistematis, Tingkat Suku Bunga, dan Return Saham dalam Portofolio Investasi: Analisis pada Bank BUMN yang Terdaftar di BEI Banafsyah Imanda Safa; Diana Oktavia Kholimah Wati; Vidinia Nuansa Citra; Felisya Natalia Purwanto; Maria Yovita R. Pandin
JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE Vol. 6 No. 2 (2025): Juli: Journal of Administrative and Sosial Science (JASS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jass.v6i2.2091

Abstract

This study aims to examine the impact of systematic risk and interest rates on the stock returns of state-owned banks (Bank BUMN) listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2021–2023. Using a multiple linear regression approach, the study finds that neither systematic risk nor interest rates have a significant partial or joint effect on the stock returns of Bank BUMN. These findings indicate that in the context of the Indonesian stock market—particularly the state-owned banking sector—these factors may not necessarily be the primary determinants in shaping stock returns. The implication of these results is the importance of considering other variables that may play a greater role in explaining stock return movements, such as firm-specific microeconomic factors and investor expectations regarding the banks’ fundamental performance.
Analisis Fraud Pada Dana Syariah Indonesia Menggunakan Pendekatan Fraud Triangle Indri Basiru; Banafsyah Imanda Safa; Diana Oktavia Kholimah wati; Vidinia Nuansa Citra; Tries Ellia Sandari
Jurnal of Management and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): April : Journal of Management and Social Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jmsc.v4i2.832

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena kecurangan pada PT Dana Syariah Indonesia (DSI) melalui pisau analisis Fraud Triangle milik Donald R. Cressey (1953). Fenomena penyimpangan di PT Dana Syariah Indonesia (DSI) tercatat sebagai skandal keuangan paling masif pada sektor P2P lending berbasis syariah di tanah air. Sepanjang tahun 2018 hingga 2025, kerugian finansial yang ditimbulkan diestimasi menyentuh Rp2,4 triliun dengan total korban mencapai lebih dari 15.000 pemberi dana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber, meliputi laporan resmi OJK, siaran pers Bareskrim Polri, temuan PPATK, serta publikasi berita terverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga elemen Fraud Triangle terbukti hadir dalam kasus DSI: (1) Tekanan (pressure) berupa kebutuhan likuiditas internal dan target imbal hasil tinggi 16–18% per tahun yang tidak realistis; (2) Kesempatan (opportunity) berupa lemahnya pengawasan OJK terhadap fintech syariah, ketiadaan audit independen yang efektif, dan eksploitasi kepercayaan berbasis label syariah; serta (3) Rasionalisasi (rationalization) berupa pembenaran pelaku dengan menggunakan argumen ekonomi makro dan penyalahgunaan nilai-nilai syariah sebagai perisai. Penelitian ini juga mengintegrasikan perspektif akuntansi forensik sebagai alat deteksi dan pencegahan fraud. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi ilmiah bagi penguatan regulasi, pengawasan fintech syariah, serta literasi keuangan masyarakat.