Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mahasiswa Dalam Konsultasi Keuangan Untuk Peningkatan Laporan Keuangan Umkm Telur Gulung Pak Doni Hana Putri Zoe; Mahesa Mahesa; Radhika Ayu Maulidia; Indri Basiru; M. Arsad Eka Adiyaksa; Sri Rahayuningsih
Anggaran : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Anggaran: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/anggaran.v2i2.670

Abstract

This research aims to analyze the development and challenges faced by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the production and marketing of rolled eggs in City X. Rolled eggs are one of the popular street foods with significant economic potential. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach on several rolled egg MSMEs in the area.Recommendations resulting from this research include the need for government support in the form of training and access to funding, as well as enhancing collaboration among MSMEs to strengthen marketing networks. With the right strategies in place, it is hoped that rolled egg MSMEs can further develop and make a positive contribution to the local economy.
Analisis Fraud Pada Dana Syariah Indonesia Menggunakan Pendekatan Fraud Triangle Indri Basiru; Banafsyah Imanda Safa; Diana Oktavia Kholimah wati; Vidinia Nuansa Citra; Tries Ellia Sandari
Jurnal of Management and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): April : Journal of Management and Social Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jmsc.v4i2.832

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena kecurangan pada PT Dana Syariah Indonesia (DSI) melalui pisau analisis Fraud Triangle milik Donald R. Cressey (1953). Fenomena penyimpangan di PT Dana Syariah Indonesia (DSI) tercatat sebagai skandal keuangan paling masif pada sektor P2P lending berbasis syariah di tanah air. Sepanjang tahun 2018 hingga 2025, kerugian finansial yang ditimbulkan diestimasi menyentuh Rp2,4 triliun dengan total korban mencapai lebih dari 15.000 pemberi dana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber, meliputi laporan resmi OJK, siaran pers Bareskrim Polri, temuan PPATK, serta publikasi berita terverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga elemen Fraud Triangle terbukti hadir dalam kasus DSI: (1) Tekanan (pressure) berupa kebutuhan likuiditas internal dan target imbal hasil tinggi 16–18% per tahun yang tidak realistis; (2) Kesempatan (opportunity) berupa lemahnya pengawasan OJK terhadap fintech syariah, ketiadaan audit independen yang efektif, dan eksploitasi kepercayaan berbasis label syariah; serta (3) Rasionalisasi (rationalization) berupa pembenaran pelaku dengan menggunakan argumen ekonomi makro dan penyalahgunaan nilai-nilai syariah sebagai perisai. Penelitian ini juga mengintegrasikan perspektif akuntansi forensik sebagai alat deteksi dan pencegahan fraud. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi ilmiah bagi penguatan regulasi, pengawasan fintech syariah, serta literasi keuangan masyarakat.