This Author published in this journals
All Journal Jurnal Saintifik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Chronotype dan Resiliensi Atlet: Menghadapi Kelelahan Menjalani Proses Pelatihan Pago, Wahyu Ramadhan; Komarudin, Komarudin; Saputra, Mochamad Yamin; Novian, Geraldi
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 23 No 2 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v23i2.421

Abstract

Atlet sering menghadapi tantangan dalam menjaga performa optimal akibat kelelahan yang berkepanjangan, terutama ketika jadwal latihan dan kompetisi tidak mempertimbangkan ritme biologis mereka. Chronotype, yaitu kecenderungan individu terhadap pola tidur dan aktivitas harian, berperan penting dalam menentukan ketahanan psikologis atlet. Resiliensi psikologis dapat menjadi faktor protektif dalam menghadapi kelelahan yang berkaitan dengan chronotype. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara chronotype dan resiliensi psikologis atlet dalam menghadapi kelelahan selama proses pelatihan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah 19 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang merupakan atlet aktif dari berbagai cabang olahraga. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Morningness-Eveningness Questionnaire (MEQ) untuk mengukur chronotype dan Brief Resilience Scale (BRS) untuk menilai tingkat resiliensi psikologis atlet. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara chronotype dengan resiliensi atlet dalam menghadappi kelelahan menjalani proses pelatihan. Chronotype memiliki peran penting dalam menentukan resiliensi psikologis atlet dalam menghadapi kelelahan. Pemahaman mengenai chronotype dapat membantu pelatih dan atlet dalam menyusun strategi latihan yang lebih sesuai guna meningkatkan performa dan ketahanan mental atlet. Sehingga kami menyarankan agar pelatih dan tim pendukung atlet mempertimbangkan faktor chronotype dalam merancang jadwal latihan dan istirahat. Selain itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menggali interaksi antara chronotype, pola tidur, dan strategi pemulihan atlet secara lebih mendalam.