Fathimah Azzahra Safrizal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TAFSIR SOSIAL DAWAM RAHARDJO PERSPEKTIF INTEGRASI ILMU AGUS PURWANTO Sawfa Atina Mafaza; Fathimah Azzahra Safrizal; Indal Abror
EL-MAQRA' Vol 5 No 1 (2025): Mei
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/elmaqra.v5i1.11753

Abstract

Permasalahan sosial yang kompleks dan kebutuhan akan pendekatan-pendekatan baru dalam menafsirkan Al-Qur’an mendorong hadirnya penafsiran berbasis ilmu sosial. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh M. Dawam Rahardjo, salah seorang sarjana ilmu sosial yang ikut tampil mewarnai dunia penafsiran Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk melihat posisi penafsiran Dawam Rahardjo dalam kerangka integrasi ilmu Agus Purwanto. Penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan (library research) dengan model penelitian deskriptif-analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran Dawam Rahardjo dalam buku Ensiklopedi Al-Qur’an: Tafsir Sosial Berdasarkan Konsep-Konsep Kunci dalam beberapa tema sepuerti fitrah, khalifah dan adl dapat dikategorikan ke dalam pola Sains Islam karena menunjukkan upaya untuk menjadikan wahyu sebagai pusat nilai dan arah epistemik dalam membentuk ilmu pengetahuan. Tafsir yang dikembangkan bukan hanya menjelaskan teks, tetapi juga merumuskan paradigma ilmu sosial yang bersumber dari prinsip-prinsip Islam seperti tauhid, amanah, dan keadilan. Kontribusi ini menandai bahwa penafsiran Dawam tidak sekadar bersifat deskriptif, tetapi juga transformatif yakni berupaya membentuk struktur ilmu dan kehidupan masyarakat berdasarkan kerangka etis yang bersumber dari wahyu.
Globalization of Western Culture and Its Impact on Changes in Muslim Fashion Styles Fathimah Azzahra Safrizal
Al-Abqori: Journal of Islamic Thought Studies Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/abqori.v1i3.29

Abstract

Rapidly developing technology allows one country to peek at and even imitate the culture of another country, one nation adopts another nation's culture. As is happening among Muslim women today where the style of dress should have been contaminated with foreign culture. Focused on the globalization of western culture, this paper aims to discuss the impact that has occurred on the success of the Western worldwide culture with the intention of destroying the faith and sharia of Muslims, especially the Muslimah fashion style. This research was conducted using the literature study method by collecting existing data to strengthen arguments and ideas. Research results include; 1) the globalization of western culture has shifted the function of clothing according to sharia to become a trend and fashion. 2) less shame on women, 3) minimal western-style clothing is one of the triggers for sexual harassment. Quoting one of the great Islamic scholars, Yusuf al-Qardhawi advised Muslim women to return to the Islamic millah, the style of dress that the Shari'a has prescribed so that life can be calm and relaxed. Interpreting taqwa clothing is not only an abstract meaning but is manifested in a physical form that is reflected in the actual Muslimah fashion style.