Putri, Jacinda Alline Yoriana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN IDENTITAS NASIONAL DALAM MENYATUKAN BANGSA INDONESIA Putri, Jacinda Alline Yoriana; Feby, Chansa Adhilia Dhia
JURNAL BADATI Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38012/jb.v7i1.1545

Abstract

Indonesia as an archipelago has a diversity of ethnicities, cultures, languages and religions that become the national identity as well as the strength of the nation. National identity, reflected in Pancasila and the motto Bhinneka Tunggal Ika, plays an important role in maintaining unity in a multicultural society. This article aims to examine the role of national identity in uniting the Indonesian nation through a literature review method. This research analyzes five accredited articles that discuss the role of Pancasila values in strengthening the sense of nationality, patriotism, and solidarity among citizens, especially in the era of globalization and technological development. The results show that the internalization of national identity values through education and social media is a key strategy in building a harmonious and equitable national character. By strengthening national identity, Indonesia is able to maintain its unity, sovereignty, and resilience to face the challenges of the times. 
Model Pelayanan Pendidikan bagi Siswa dengan Hambatan Belajar Slow Learner di SMP Negeri 3 Karanganyar Putri, Jacinda Alline Yoriana; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27821

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji model layanan pendidikan bagi siswa slow learner di SMP Negeri 3 Karanganyar. Masalah yang diangkat adalah masih adanya tantangan dalam implementasi pendidikan inklusif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai sumber belajar, fasilitator, pembimbing, motivator, dan evaluator. Sementara itu, siswa slow learner menunjukkan hambatan dalam berbicara, keterampilan motorik, dan interaksi sosial. Sekolah telah menunjukkan komitmen terhadap praktik inklusif, namun masih menghadapi kendala seperti kurangnya kompetensi guru, dukungan emosional, dan keterlibatan orang tua. Kesimpulannya, layanan pendidikan perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa melalui penguatan kapasitas guru, kebijakan inklusif, serta kolaborasi antara sekolah dan keluarga.