Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Intervensi Orang Tua Dalam Penentuan Karir Terhadap Otonomi Remaja Akhir S, Arham
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak keterlibatan orang tua terhadap kemandirian remaja dalam memilih jalur karir. Dengan metode kuantitatif dan regresi linear sederhana, penelitian ini melibatkan 51 mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Manado. Hasil menunjukkan intervensi orang tua berpengaruh signifikan terhadap otonomi remaja (R Square 21,9%). Setiap peningkatan satu satuan intervensi menurunkan otonomi remaja sebesar 50,4%. Semakin tinggi keterlibatan orang tua, semakin rendah kemandirian remaja dalam mengambil keputusan. Penelitian ini memberi wawasan bagi orang tua untuk mendukung karir anak tanpa memaksakan kehendak. Institusi pendidikan diharapkan mengembangkan bimbingan karir untuk meningkatkan kemandirian remaja. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor lain seperti pengaruh teman sebaya dan lingkungan sosial.
Pengaruh Social Support dan Self Compassion Terhadap Loneliness Mahasiswa Rantau di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Manado Br Ginting, Oktavia; Solang, Deetje Josephine; S, Arham
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.20264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Social Support Dan Self Compassion Terhadap Loneliness Pada Mahasiswa Rantau Di Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i semester 2 dan 4 yang berkuliah di Di Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Psikologi Universitas Negeri Manado. Metode penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan jumlah 80 responden. Uji linear Berganda antara variabel Social Support (X1) dan Self Compassion (X2) dengan Loneliness (Y) hasil yang diperoleh adalah nilai F hitung= 165.780 dengan taraf signifikan 0,000 < 0.05 , maka terdapat pengaruh secara signifikan sebesar 0.000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya dapat disimpulkan bahwa variabel Social Support dan Self Compassion berpengaruh signifikan secara simultan atau secara bersama – sama terhadap variabel Loneliness. Hasil koefisien determinasi R-Square (R² ) menunjukkan nilai sebesar 0.812, yang berarti bahwa Pengaruh Social Support dan Self Compassion terhadap Loneliness adalah sebesar 81,2%. Menunjukkan bahwa derajat hubungan antar tiga variabel masuk kategori sangat kuat. Kata kunci : Social Support, Self Compassion, Loneliness
Psikoedukasi Penerimaan dan Regulasi Emosi: Upaya Peningkatan Psychological Well-Being di LPKA Kelas II Kota Tomohon S, Arham; Simamora, Tiara Veronika; Estafianto, Hary Dwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23262

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Salah satu faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis adalah kemampuan individu dalam mengenali dan mengelola emosi secara tepat. Banyak anak binaan di LPKA mengalami stres, kecemasan, bahkan perilaku agresif akibat ketidakmampuan mengatur emosi, yang pada akhirnya menghambat proses pembinaan. Melalui kegiatan psikoedukasi bertema “Menerima dan Mengelola Emosi: Strategi Menuju Psychological Well-Being”, dilakukan pelatihan pengenalan emosi, teknik regulasi emosi, serta strategi relaksasi dan komunikasi positif. Kegiatan ini dilaksanakan di LPKA Kelas II Tomohon selama empat bulan dengan metode ceramah interaktif, simulasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep emosi, kemampuan regulasi diri, serta rasa percaya diri anak binaan dalam menghadapi situasi emosional. Program ini memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan psikologis peserta dan menjadi acuan bagi pihak LPKA dalam pengembangan program pembinaan berbasis psikologi. Kata Kunci: Psikoedukasi, Regulasi Emosi, Kesejahteraan Psikologis, LPKA Tomohon.  ABSTRACT Mental health plays an important role in supporting the success of the rehabilitation and social reintegration process for children in the Special Child Development Institution (LPKA). One factor influencing psychological well-being is an individual's ability to recognize and manage emotions appropriately. Many children in LPKA experience stress, anxiety, and even aggressive behavior due to an inability to regulate their emotions, which ultimately hinders the development process. Through a psychoeducational activity entitled "Accepting and Managing Emotions: Strategies Towards Psychological Well-Being," training was provided on emotion recognition, emotion regulation techniques, relaxation strategies, and positive communication. This activity was conducted at LPKA Class II Tomohon over four months, using interactive lectures, simulations, and hands-on practice. The results showed a significant increase in the children's understanding of emotional concepts, self-regulation skills, and confidence in dealing with emotional situations. This program positively impacted the psychological well-being of participants and served as a reference for LPKA in developing psychology-based development programs. Keywords: Psychoeducation, Emotion Regulation, Psychological Well-Being, LPKA Tomohon.