Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DANA PIHAK KETIGA DAN NON PERFORMING FINANCING TERHADAP PEMBIAYAAN BAGI HASIL PADA BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2020-2024 Puji Aryani
El-Iqthisadi Vol 7 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.v7i1.57788

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap pembiayaan bagi hasil pada Bank Umum Syariah yang terdaftar dalam OJK periode 2020-2024. Data penelitian adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan bulanan Bank Umum Syariah tahun 2020-2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai alat untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, dana pihak ketiga dan Non Performing Financing berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan bagi hasil Bank Umum Syariah periode 2020-2024. Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga, Non Performing Financing, Pembiayaan profit sharing.   Abstract This research aims to analyze the effect of Third Party Financing and Non performance Financing towards Profit Sharing Financing Bank Umum Syariah periode 2020-2024. This research used secondary data from monthly Financial Report Bank Umum Syariah periode 2020-2024. This research is quantitaive research. Multiple regression linear used to analyze data. The result show that Third Party Financing and Non Performing Financing, partial and simultan,  both effect positive and significantly toward profit sharing financing  Bank Umum Syariah periode 2020-2024. Keywords: Third Party Financing, Non Performance Financing, Profit sharing financing.
Peran Akuntansi Keberlanjutan dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Eliana; Sufitrayati; Rahma Nurzianti; Puji Aryani
JKA Vol. 2 No. 1 (2025): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/m3rzjp76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran akuntansi keberlanjutan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Akuntansi keberlanjutan menjadi alat penting untuk membantu UMKM mengelola sumber daya secara efisien, meningkatkan transparansi, dan memenuhi tanggung jawab sosial serta lingkungan. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa UMKM di berbagai sektor industri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi keberlanjutan mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat transparansi, dan memperluas tanggung jawab sosial serta lingkungan. Namun, hambatan utama yang dihadapi UMKM meliputi keterbatasan dana, minimnya pengetahuan, dan regulasi yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi terkait untuk mempercepat adopsi praktik ini. Kesimpulannya, integrasi akuntansi keberlanjutan dapat menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di sektor UMKM.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Perilaku Konsumsi Generasi Milenial di Kota Banda Aceh dengan Faktor Demografis sebagai Variabel Moderator Hemma Marlenny; Puji Aryani; Muhammad Alfian Aldi
Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL RISET EKONOMI DAN AKUNTANSI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jrea-itb.v4i2.4028

Abstract

The millennial generation holds a strategic role in the economy but is prone to consumptive behavior due to low financial literacy. This study aims to analyze the influence of financial literacy on the consumption behavior of the millennial generation in Banda Aceh City, and to test the role of demographic factors (education, occupation, and income) as a moderating variable. A quantitative approach was employed using a survey method on 100 respondents aged 28–43, selected through random sampling. Data were analyzed using simple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The results indicate that financial literacy has a significant and positive influence on consumption behavior. Another finding is that demographic factors were unable to significantly moderate this relationship. However, simultaneously, all variables in the model significantly influence Consumption Behavior, contributing 92.8% of the variation. These findings underscore the importance of increasing financial literacy as a dominant strategy for promoting more rational consumption behavior among the millennial generation.