Baehaqi, Abdulloh Nauval Alfiyan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Garis sempadan Permukiman Tepian Rel Kereta Api di Tanjung Priok Jakarta Baehaqi, Abdulloh Nauval Alfiyan; Zuhri, Angga Maulana; Khairi, S.Pd., M.Sn, Miftahul
UMPAK : Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 7, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/umpak.v7i1.20983

Abstract

Analisis garis sempadan permukiman tepian rel kereta api di Tanjung Priok Jakarta adalah sebuah kawasan yang terletak di sepanjang jalur rel kereta api yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri di daerah Cakung. Kawasan ini merupakan permukiman informal yang didirikan oleh para pekerja yang bekerja di pelabuhan dan industri tersebut, serta berada di dekat rel kereta api yang digunakan untuk transportasi barang dan logistik.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan karakteristik dari garis sempadan tersebut, termasuk kondisi lingkungan fisik, kondisi sosial ekonomi penduduk, dan peran garis sempadan tersebut sebagai sumber transportasi dan konektivitas antara pelabuhan dan kawasan industri di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian studi dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garis sempadan permukiman tepian rel kereta api di Tanjung Priok Jakarta memiliki karakteristik yang unik dan kompleks, termasuk kondisi lingkungan fisik yang tidak memadai, akses transportasi yang terbatas, dan masalah sosial ekonomi yang kompleks. Oleh karena itu, perlunya peningkatan pengawasan dan penegakan hukum, sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat, pengembangan alternatif permukiman dan peningkatan sarana dan prasarana di sekitar jalur kereta api. The analysis of the boundary line of railway edge settlements in Tanjung Priok Jakarta is an area located along the railway line that connects Tanjung Priok Port with industrial areas in the Cakung area. The area is an informal settlement established by workers employed at the port and the industry, and is located near the railway tracks used for transportation of goods and logistics. This study aims to evaluate the condition and characteristics of the boundary line, including the condition of the physical environment, the socio-economic condition of the population, and the role of the boundary line as a source of transportation and connectivity between the port and the surrounding industrial area. The research method used was study review and secondary data analysis. The results showed that the railway fringe settlements in Tanjung Priok Jakarta have unique and complex characteristics, including inadequate physical environmental conditions, limited transport access, and complex socioeconomic issues. Therefore, there is a need for increased supervision and law enforcement, more intensive socialisation to the community, development of alternative settlements and improvement of facilities and infrastructure around the railway line.