Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Karakteristik Morfometri Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk Mendukung Kajian Risiko Banjir di Kota Bontang Kalimantan Timur Najma Nur Mawaddah; Feri Fadlin; Andi Baso Sofyan
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i1.4831

Abstract

Penelitian ini mengkaji karakteristik morfometri Daerah Aliran Sungai (DAS) Bontang, Kalimantan Timur, yang sangat penting untuk memahami dinamika hidrologi dan risiko banjir di kawasan tersebut. DAS Bontang dengan luas 57,03 km² dan panjang 23,25 km memiliki kemiringan basin yang sangat landai sebesar 0,18%, serta bentuk basin yang cenderung memanjang dengan rasio elongasi 0,37 dan circularity ratio 0,21. Metode analisis menggunakan perangkat lunak HEC-HMS versi 4.11 untuk memodelkan parameter morfometri dan simulasi hidrologi secara terintegrasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa kombinasi topografi landai, bentuk basin memanjang, dan kerapatan sungai sedang (0,29 km/km²) mempengaruhi perilaku aliran permukaan dengan potensi genangan serta waktu respon hidrologi yang moderat. Karakteristik ini berimplikasi pada peningkatan risiko banjir terutama saat hujan deras tiba-tiba. Studi ini merekomendasikan optimalisasi sistem drainase serta integrasi data morfometri dan pemodelan hidrologi untuk memberikan basis ilmiah yang kuat untuk
Analisis Literasi Kebencanaan Generasi Z pada Pembelajaran Geografi di SMA Kota Samarinda Sulastri, Zahrani; Ningrum, Mei Vita Romadon; Saputra, Yulian Widya; Najma Nur Mawaddah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4919

Abstract

Tingginya risiko bencana banjir di Kota Samarinda menuntut penguatan literasi kebencanaan melalui pembelajaran Geografi, terutama bagi Generasi Z yang memiliki karakteristik belajar berbasis teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi kebencanaan Generasi Z di SMA Kota Samarinda pasca mengikuti pembelajaran Geografi berdasarkan empat dimensi yakni, basic literacy, functional literacy, interactive literacy, dan critical literacy. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 95 responden pada kelas XI di SMAN 3, SMAN 4, dan SMAN 9 Samarinda yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui tes HOTS yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta wawancara dengan guru geografi sebagai data pendukung. Data dianalisis secara statistik deskriptif menggunakan mean dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kebencanaan Generasi Z berada pada kategori sedang dengan rerata 54,67. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Geografi memiliki peran dalam membentuk literasi kebencanaan, namun perkembangan literasi kebencanaan Generasi Z tidak berlangsung secara linear, di mana kesadaran kritis terhadap isu kebencanaan berkembang lebih baik dibandingkan penguasaan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis. Oleh karena itu, penguatan pembelajaran Geografi perlu diarahkan pada pengembangan pengetahuan dasar, pengalaman belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan berbasis praktik agar seluruh dimensi literasi kebencanaan berkembang secara seimbang.