Kemampuan penyelesaian soal matematika merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan keberhasilan pembelajaran matematika. Namun, rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika, terutama yang bersifat pemecahan masalah, masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan ini adalah disposisi matematis siswa. Disposisi matematis mencakup sikap positif terhadap matematika, seperti rasa percaya diri, ketekunan, berpikir berpikir, dan keinginan untuk mengeksplorasi berbagai strategi penyelesaian masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan siswa SMA Assa'adah dalam menyelesaikan soal matematika. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linier sederhana. Instrumen penelitian meliputi angket untuk mengukur disposisi matematis dan tes untuk menilai kemampuan penyelesaian soal matematika. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara kedua variabel.Hasil penelitian dari 30 sampel yang diambil peneliti di kelas XI-3 SMA Assa'adah menunjukkan bahwa terdapat 16 siswa dengan kategori disposisi matematis tinggi (53%), dan 14 siswa dengan kategori sedang (47%), untuk kemampuan penyelesaian soal matematika siswa SMA Assa'adah , terdapat 12 siswa dengan kategori sangat tinggi (40%), 17 siswa dengan kategori tinggi (57%), dan 1 siswa dengan kategori sedang (3%). Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana, disposisi matematis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan penyelesaian soal matematika siswa SMA Assa'adah, dengan nilai signifikansi 0,003 0,05. Besarnya pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan penyelesaian soal matematika adalah 27,9%, sementara 72,1% dipengaruhi oleh faktor lain. Hal ini menunjukkan Disposisi matematis berpengaruh 27,9%, terhadap kemampuan penyelesaian soal matematika.Kata kunci : disposisi matematis; kemampuan; penyelesaian soal matematika