Lainuvar, Lainuvar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Polemik Politik Identitas di Pemilu 2024 Lainuvar, Lainuvar
Jurnal Demokrasi dan Politik Lokal Vol 6 No 2 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Jurusan Ilmu Politik, FISIP, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jdpl.6.2.105-120.2024

Abstract

Artikel ini mengulas tentang bagaimana dinamika politik identitas di Indonesia dan utamanya polemik yang ditimbulkan oleh Partai Ummat dimana merupakan satu-satunya partai yang secara terang-terangan mengakui partainya merupakan partai politik identitas. Melalui pendekatan kualitatif, artikel ini akan menjelaskan secara rinci mengenai polemik politik identitas Partai Ummat di Pemilu 2024. Dengan teknik analisis data secara mendalam, artikel ini menyajikan bentuk ideologi dan pemikiran dari Partai Ummat mengenai ihwal politik identitas. Peneliti memulai dengan menjelaskan narasi politik identitas di Indonesia kemudian menjelaskan gambaran umum Partai Ummat dan yang terakhir serta menjadi puncak dari penelitian adalah analisis mengenai polemik politik identitas Partai Ummat di emilu 2024 dengan menganalisis berbagai sumber data, seperti artikel, buku, dan data lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa narasi politik identitas di Indonesia selalu mengarah pada konotasi negatif, sehingga pernyataan Ridho Rahmadi selaku Ketua DPP Partai Ummat menuai kontroversi di kalangan masyarakat maupun elit politik. Beragam komentar mulai dari pendapat pro dan kontra mengiringi pemberitaan politik identitas yang dicanangkan Partai Ummat dalam meraih suara di Pemilu 2024. Kedua pendapat ini dapat diketengahkan melalui fungsi partai berhaluan islami sebagai sarana pendidikan dengan basis moderasi beragama, sehingga konflik politik identitas dapat diredam.
DISKURSUS SURAT AL-ANBIYA’: STUDI DALAM PERSPEKTIF MAQASHID AL-QUR’AN Lainuvar, Lainuvar
Mafatih Vol. 4 No. 2 (2024): Mafatih: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : IAT IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/mafatih.v4i2.5077

Abstract

The study of maqashidi-style tafsir is critical to do in-depth, because the Qur'an not only contains laws, but also divine messages. Ignoring the maqashid will deprive us of a deeper understanding of its contents. In this regard, Surah Al-Anbiya' plays an important role by emphasizing the universal mission of the Prophet Muhammad as a mercy for all of nature, as stated in Qs. Al-Anbiya': 107. This study uses a type of qualitative research because the description of the exposure in this study is descriptive without any analysis of the results in the form of numbers. The data collection technique used is the library research method by collecting data in the form of books and articles relevant to this research. The results show that the purpose or main maqashid of Surah Al-Anbiya' is to emphasize monotheism, contemplate the signs of Allah's greatness, and do good deeds as preparation for the hereafter. As for the maqashid of the group of verses, namely to remind us of the imminent doomsday, confirm the logic of the oneness of Allah, and refute the existence of other gods, with the stories of the Prophet before the Prophet Muhammad in the verse also provides ibrah for the people after him, as well as affirmation that Islam is a mercy for all nature which is the basis for building Islamic civilization. Kajian tafsir bercorak maqashidi sangat penting untuk dilakukan secara mendalam, karena Al-Qur'an tidak hanya berisi hukum, tetapi juga pesan-pesan Ilahi. Mengabaikan maqashid akan menghilangkan pemahaman mendalam terhadap isinya. Dalam hal ini, Surat Al-Anbiya’ memainkan peran penting dengan menegaskan misi universal Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagaimana dinyatakan dalam Qs. Al-Anbiya’: 107. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, karena uraian pemaparan dalam penelitian ini bersifat deksriptif tanpa adanya analisis hasil berbentuk angka-angka. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui metode library research (studi kepustakaan) dengan menghimpun data-data berbentuk buku dan artikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa Surat Al-Anbiya’ tujuan atau maqashid utamanya adalah menegaskan tauhid, merenungi tanda-tanda kebesaran Allah, dan beramal saleh sebagai persiapan menuju akhirat. Adapun mengenai maqashid kelompok ayat yakni untuk mengingatkan dekatnya kiamat, menegaskan logika keesaan Allah, membantah keberadaan tuhan-tuhan lain, dengan adanya kisah-kisah Nabi sebelum Nabi Muhammad dalam ayat tersebut juga memberikan ibrah bagi kaum setelahnya, serta penegasan bahwa Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam yang menjadi pijakan untuk membangun peradaban Islam.