Penurunan semangat nasionalisme di kalangan peserta didik menjadi salah satu tantangan pendidikan pada era globalisasi saat ini. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam menanamkan nilai religius sekaligus memperkuat karakter kebangsaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam menumbuhkan nasionalisme, mendeskripsikan penerapan nilai nasionalisme dalam pembelajaran PAI, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi pembinaannya di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dari berbagai jurnal dan sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI mampu menginternalisasi nilai kebangsaan melalui integrasi nilai keislaman, keteladanan guru, metode pembelajaran kontekstual, dan kegiatan sekolah yang bernuansa kebangsaan. Namun demikian, proses pembinaan nasionalisme masih dipengaruhi oleh hambatan seperti pengaruh budaya global, rendahnya disiplin peserta didik, dan belum optimalnya pembiasaan nilai positif di lingkungan sekolah. Pembelajaran PAI yang dirancang secara integratif dan kolaboratif berpotensi membentuk generasi yang religius, berkarakter, serta memiliki komitmen kuat terhadap persatuan dan keutuhan bangsa.Kata kunci: Pendidikan Agama Islam, Nasionalisme, Karakter Peserta Didik, Pembelajaran PAI, Nilai Kebangsaan