Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BERPIKIR KRITIS DALAM ASUHAN KEPERAWATAN STRATEGI DAN TANTANGAN : A LITERATURE REVIEW revalina, Regita ayu; Arundina, Desyana Rahmah; Lestari, Ratika Jawi; Sitohang, Ventia Natakris; Ridwan, Heri; Haryeti, Popon
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45091

Abstract

Berpikir kritis merupakan keterampilan esensial dalam praktik keperawatan yang memengaruhi kualitas asuhan, pengambilan keputusan klinis, dan perilaku caring perawat. Namun, pengembangan kemampuan ini sering menghadapi tantangan seperti tekanan kerja, kurangnya kolaborasi tim, dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara berpikir kritis dengan kualitas asuhan keperawatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dan strategi untuk mengembangkannya. Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan pendekatan kualitatif. Pencarian literatur dilakukan melalui 3 database Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar, dengan kriteria inklusi artikel terbitan tahun 2019–2025. Sebanyak 7 artikel dipilih berdasarkan relevansi topik. Variabel penelitian meliputi kemampuan berpikir kritis, perilaku caring, dan faktor pendukung seperti pengalaman kerja, motivasi, dan pendidikan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpikir kritis berhubungan signifikan dengan perilaku caring dan kualitas asuhan keperawatan. Perawat dengan kemampuan berpikir kritis yang baik cenderung lebih efektif dalam pengambilan keputusan klinis dan memberikan asuhan yang holistik. Faktor seperti lama kerja, tingkat pendidikan, dan motivasi juga berpengaruh positif terhadap kemampuan ini. Namun, tantangan seperti beban kerja tinggi dan kurangnya dukungan manajemen menghambat penerapannya. Berpikir kritis merupakan komponen kunci dalam meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. Pengembangan keterampilan ini memerlukan pendekatan holistik, termasuk pelatihan berkelanjutan, kolaborasi interdisipliner, dan dukungan institusi. Dengan mengatasi tantangan yang ada, perawat dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berpusat pada pasien.
Faktor yang mempengaruhi kepatuhan kemoterapi pada pasien kanker payudara: Literature review Nurfadhilah, Naila; Revalina, Regita Ayu; Choironissa, Nazwa Shifa; Salma, Nisrina Nabila; Nursifa, Anis Fauziah; Faulina, Allyssa Rizky; Firdaus, Muhammad Aghna; Ridwan, Heri
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1994

Abstract

Background: Breast cancer is the most common cancer in women worldwide, and chemotherapy is one of the primary methods of treatment. However, the severe side effects of cytotoxic drugs often lead to poor patient adherence, which directly impacts the likelihood of recurrence and mortality. Purpose: To collect and analyze the latest scientific evidence from 2020 to 2025 to identify key factors influencing chemotherapy adherence in women with breast cancer. Method: This study employed a literature review design following the PRISMA guidelines. Articles were searched through Google Scholar, Semantic Scholar, and PubMed databases using the keywords "factors," "breast cancer," "chemotherapy," and "adherence." Following a rigorous selection process, eight research articles were selected for analysis. Results: The analysis findings indicate that chemotherapy adherence is influenced by a complex interaction between internal and external factors. Internal factors include knowledge and education, self-efficacy, adaptive coping mechanisms, anxiety levels, and perceptions of side effects. Conclusion: Patient adherence is not solely determined by physical condition but is also significantly influenced by psychological preparedness (coping mechanisms and self-efficacy) and the strength of social support. Keywords: Breast Cancer; Compliance; Chemotherapy; Factors. Pendahuluan: Kanker payudara menduduki peringkat teratas sebagai jenis kanker yang paling sering dijumpai pada perempuan di seluruh dunia dan kemoterapi menjadi salah satu metode utama pengobatannya. Namun, efek samping dari obat sitostatika yang parah sering kali mengakibatkan masalah kepatuhan dari pasien yang berdampak langsung pada kemungkinan kekambuhan dan tingkat kematian. Tujuan: Untuk mengumpulkan dan menganalisis bukti ilmiah terbaru dari tahun 2020-2025 dalam rangka mengidentifikasi berbagai faktor utama yang memengaruhi kepatuhan kemoterapi pada wanita dengan kanker payudara. Metode: Kajian ini menerapkan desain Literature Review dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, Semantic Scholar, dan PubMed dengan menggunakan kata kunci "faktor", "kanker payudara", "kemoterapi", dan "kepatuhan". Berdasarkan proses seleksi yang ketat, delapan artikel penelitian terpilih untuk dianalisis. Hasil: Temuan analisis menunjukkan bahwa kepatuhan dalam kemoterapi dipengaruhi oleh interaksi rumit antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup pengetahuan dan pendidikan, efikasi diri, mekanisme koping yang adaptif, tingkat kecemasan, serta pandangan terhadap efek samping. Simpulan: Kepatuhan pasien tidak semata-mata ditentukan oleh keadaan fisik, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh kesiapan psikologis (mekanisme koping dan efikasi diri) serta kekuatan dukungan sosial yang dimiliki. Kata Kunci : Faktor; Kanker Payudara; Kemoterapi; Kepatuhan.