Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS ANALISIS KEPADATAN LAPISAN PONDASI AGREGAT KELAS A DENGAN METODE SAND CONE DI RUAS JALAN NAGAMBOA-WATUMITE KABUPATEN ENDE Reineldis Miranti Mbola; Reysha Rizki Amanda Lubis
Surya Teknika Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 1 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.7650

Abstract

Pada pekerjaan peningkatan jalan Nagamboa Watumite,pengerjaan pemadatan lapis pondasi agregat (LPA) kelas A diharuskan memiliki kepadatan dan daya dukung tanah yang memenuhi persyaratan.Salah satu metode yang digunakan untuk menentukan kepadatan lapisan pondasi agregat kelas A adalah dengan menggunakan metode sand cone.Pengujian densitas tanah di tempat (lapangan) dengan alat konus pasir sesuai dengan persyaratan SNI 2828:2011,sementara pengujian kepadatan basah lapangan dikoreksi tehadap kepadatan laboratorium menggunakan persyaratan dari SNI 1976:2008.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepadatan lapis pondasi agregat kelas A dengan metode sand cone di ruas jalan Nagamboa-Watumite kabupaten Ende.Hasil pengujian Sand Cone agregat kelas A dilakukan mulai di 11 titik pengujian mulai dari STA 1+125 hingga STA 5+125. Dari hasil analisis tersebut,didapatkan rata-rata nilai kadar air yaitu 6,21%. Nilai derajat kepadatan tertinggi tercatat pada STA 3+100R, yaitu 100,23%. Sedangkan nilai kepadatan terendah ada pada STA 1+650 CL, dengan nilai 100,09%. Jika dihitung rata-ratanya, nilai kepadatan adalah 100,15%.Dari hasil yang diperoleh, diketahui bahwa sudah memenuhi spesifikasi SNI 1976:2008 yang mengharuskan kepadatan tanah minimal 95%. Oleh karena itu, pemadatan pada jalan Nagamboa-Watumite dapat dikatakan sangat baik karena telah melebihi spesifikasi minimal tersebut.
Stabilitas Timbunan Pembangunan Infrastruktur Perumahan bagi Warga Eks Pejuang Timor – Timur dengan Menggunakan Software Geo5 dan Geostudio Diana, Nur Ayu; Reysha Rizki Amanda Lubis; Heri Budianto
Jurnal Anggapa Vol 5 No 1 (2026): ANGGAPA Volume 5 No 1 April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v5i1.947

Abstract

Embankmentswere constructed to increase land elevation, necessitating an evaluation of landslide potential. The analysis was conducted using the limit equilibrium method using the Morgenstern-Price method. Soil parameters were obtained from laboratory testing, including compaction tests (Standard Proctor), California Bearing Ratio (CBR) tests, and gradation analysis. These were then supplemented with empirical correlations to determine cohesion and angle of internal friction. Modeling was performed using GEO5 and GeoStudio software (SLOPE/W), considering the original soil layer, embankment soil, and a stabilization layer using additives. The analysis results showed a factor of safety of 58.30 (GEO5) and 69.74 (GeoStudio), both of which are greater than the minimum required value (SF > 1.5). This indicates that the embankment is very stable and safe from potential landslides. This study confirms that the use of stabilization materials can significantly increase soil strength and support safe and reliable construction planning.