Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Yuridis Penerapan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana Dalam Peradilan Pidana Ditinjau Dari Kepastian Hukum dan Keadilan Hukum Rahman, Muhammad Faiz; Husna, Aqila; Mihrab, Nurrahmah Stephanie; Oktaviana, Malkah Melia; Dariyah H, Salsabila Poetri
Jurnal Ilmiah Dinamika Hukum Vol 26 No 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dh.v26i1.10070

Abstract

Abstract Indonesia is a country based on law and not based on mere power. A rule of law has a commitment to uphold every human right (HAM) and guarantees that every citizen has equal status before the law. Law has the aim of achieving peace, justice and benefits for society, in order to achieve order and tranquility in order to realize the supremacy of law. To realize legal supremacy, law enforcers are needed. This research uses a type of normative legal research, which is carried out by looking at secondary data or library sources which include primary and secondary legal documents. Criminal justice mechanisms in Indonesia still involve neglect of the Procedural Code. Criminal Procedure Code (KUHAP), especially in article 56. This is caused by law enforcers who think that the state is only obliged to offer and provide legal advice to accompany the defendant. If sanctions are not regulated for refusing to provide legal advice to the defendant, this will result in losses for the defendant in the investigation process starting from the police level to the judicial process, in which case it can be said that there is a legal vacuum. Keywords: Article 56 KUHAP, Legal Certainty, Legal Justice
Pengaruh Hukum Ketenagakerjaan Dalam Mengurangi Risiko Kecelakaan Akibat Kelelahan Dan Jam Kerja Pengemudi : Studi PT Indah Jaya Transport Dwi Triani, Luwes; Husna, Aqila; Fauziah Wardan A, Alfah; Umala sari, Putri; Rian Setyawan, Muhammad; Hadji, Kuswan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i3.1729

Abstract

Kelelahan kerja pengemudi bus merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang berdampak pada keselamatan dan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan hukum ketenagakerjaan dalam mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan dan pola jam kerja tidak sehat, dengan studi kasus pada PT Indah Jaya Transport. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen perusahaan terkait kebijakan keselamatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Indah Jaya Transport telah menerapkan berbagai kebijakan internal yang selaras dengan prinsip hukum ketenagakerjaan, seperti kewajiban istirahat, sistem dua pengemudi, dan mekanisme pengawasan antarkru dan pemandu. Meskipun belum memiliki sistem pencatatan formal dan pelatihan berkala, perusahaan berhasil menciptakan lingkungan kerja yang memprioritaskan keselamatan pengemudi. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen strategis dalam membangun sistem transportasi yang aman dan berkelanjutan.