Kasmuri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

‘ABD AL-QĀDIR AL-JĪLĀNĪ’S SUFISM: A SPIRITUAL RESPONSE TO MODERN CRISES OF MEANING Kasmuri; Agus Riyadi; Awaludin Pimay; Isma. Ae. Lijea
Al-A'raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajpif.v22i1.11025

Abstract

The spiritual crisis of modern society arises from the loss of divine vision caused by modern lifestyles. Sufism, as an alternative, offers an approach to address this issue. This study analyzes the concept of Sufism by Al-Jīlānī and its relevance in dealing with the spiritual crisis. Using a qualitative method with a literature study approach, this research collects data through literature review and documentation. The findings show that Sufism by ‘Abd al-Qādir al-Jīlānī consists of stages including repentance, asceticism, piety, trust in God, patience, contentment, gratitude, poverty, sincerity, love, and knowledge of God. These stages provide solutions to the spiritual crisis and function as self-control in facing the negative influences of modern society. The application of ‘Abd al-Qādir al-Jīlānī’s concept of Sufism is relevant as a response to three clusters of issues in contemporary society: spiritual, psychological, and social. This study also highlights the need for further research to evaluate the effectiveness of Sufism in addressing the spiritual crisis. The unique contribution of this research is its emphasis on the relevance of the Sufi concept in the context of modern society and its potential application to improve the fragmented spiritual condition.
Ketahanan Ekonomi Perempuan melalui Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif Widiastutik, Latifah; Ansori, Moh.; Kasmuri
Journal of Islamic Community Development Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2025.5.2.13-29

Abstract

Penelitian ini membahas strategi dalam membangun ketahanan ekonomi kelompok perempuan serta keterkaitannya dengan dakwah pengembangan masyarakat Islam. Fokus penelitian diarahkan pada pendampingan komunitas PKK sebagai representasi komunitas perempuan di tingkat dusun. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD), yaitu pendekatan yang berorientasi pada pemanfaatan aset atau potensi yang telah tersedia dalam masyarakat untuk mencapai perubahan yang diinginkan. Melalui metode ini, strategi yang ditempuh difokuskan pada pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), dan aset sosial yang dimiliki komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui proses pendampingan, komunitas PKK mampu mengidentifikasi aset lokal yang paling potensial, yaitu tanaman kelor. Tanaman ini kemudian diolah menjadi produk teh kelor dengan melibatkan anggota PKK dalam setiap tahapan, mulai dari produksi, pengemasan, hingga pemasaran. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK, tetapi juga memberikan tambahan pendapatan yang berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi keluarga. Lebih jauh, penelitian ini memiliki relevansi dengan dakwah pengembangan masyarakat Islam, karena proses pemberdayaan yang dilakukan tidak hanya menekankan aspek ekonomi, tetapi juga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan keberlanjutan berbasis etika Islam. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pendekatan ABCD dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kemandirian sekaligus memperkuat dakwah sosial.