Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN “FUN ENGLISH LEARNING THROUGH SONG” Binnendyk, Sophia; Hendrikus, Lely; Maitimu, Chara
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 3 No 2 (2023): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss2pp76-82

Abstract

Secara historis, telah terjadi disparitas pengetahuan antar wilayah di Indonesia karena pendidikan bahasa Inggris tidak memiliki akses yang memadai di wilayah timur. Kurangnya akses dan dukungan telah menyebabkan siswa kehilangan minat dalam belajar bahasa Inggris dan mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa tersebut. Itulah sebabnya belajar bahasa Inggris melalui lagu adalah salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi para siswa. Lagu-lagu lokal akan sangat membantu memperkuat kosakata mereka. Melalui lagu-lagu lokal juga dapat memperkenalkan budaya mereka sendiri dan untuk membangun identitas yang kuat dalam pengenalan adat istiadat mereka. Program ini berfokus pada memperkaya kosakata siswa melalui lagu. Hasilnya, lagu dapat membantu siswa dalam melatih pengucapan mereka, memperluas kosakata mereka, dan melatih pendengaran mereka. Metode drill digunakan dalam pelaksanaan pelatihan, dimana lagu-lagu yang telah dipraktikkan kembali dinyanyikan oleh para siswa. Temuan menunjukkan bahwa siswa bersemangat dan menikmati pelajaran. Hal ini telah dibuktikan melalui partisipasi aktif mereka selama pelatihan dan peyampaian kesn dan pesn penutupan oleh perwakilan siswa kelas 7.
Code-Mixing in Multilingual Digital Spaces: Linguistic Patterns among Ambonese Social Media Users Hendrikus, Lely; Tuhulele, Yusman; Kora, Marlina
Jurnal Tahuri Vol 21 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/tahurivol21issue1page20-35

Abstract

The rapid expansion of social media has created multilingual and transnational communication spaces where users actively mix languages to express identity, build social connections, and participate in global digital culture. In Ambon, Indonesia , a multilingual region where Indonesian, Ambonese Malay, and English coexist , code-mixing is increasingly evident across platforms such as Facebook, Instagram, and TikTok. Yet, research on its linguistic patterns and social motivations in Eastern Indonesia remains scarce, with most studies centered on classrooms or major urban areas. This study analyzes the linguistic patterns of code-mixing among bilingual Ambonese social media users, identifies underlying motivations, and examines how local, national, and global languages interact to shape linguistic identity online. Adopting a descriptive–qualitative design, data were collected through purposive sampling from social media accounts of active bilingual users aged 17 and above. The corpus comprises status updates, comments, captions, and short video texts, supported by brief interviews. Analytical frameworks include Muysken’s typology and Myers-Scotton’s Matrix Language Frame Model. Findings show dominant use of word, phrase, clause, idiomatic, and hybrid insertions. Code-mixing serves to project cosmopolitan identity, enhance digital creativity, and negotiate belonging. This study contributes novel insights by situating code-mixing in Ambon’s multilingual context and integrating structural and functional analyses of online discourse.