Kustaniah, Kustaniah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PEMANFAATAN MEDIA BOTOL ANGKA PADA KELOMPOK B TK NEGERI PEMBINA KECAMATAN MELAK Kustaniah, Kustaniah
Gawi: Journal of Action Research Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v1i2.62

Abstract

Kemampuan kognitif anak perlu dikembangkan sejak dini. Media barang bekas merupakan salah satu sarana untuk dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam pembelajaran konsep bilangan. Hasil observasi di TK Negeri Pembina Kecamatan Melak, Kutai Barat, ditemukan sebagian besar anak belum sepenuhnya berkembang kemampuan kognitifnya, anak hanya mampu menghafal angka namun tidak dapat mengenal lambang bilangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan peningkatan kemampuan berhitung anak melalui media botol angka. Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian yaitu anak kelas B TK Negeri Pembina Kecamatan Melak, Kutai Barat, yang berjumlah 16 anak. Penelitian dilaksanakan sebanyak 3 siklus dengan melakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi di setiap siklusnya. Pada tahap pengamatan tindakan dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung oleh peneliti yang juga berperan sebagai guru kelas. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Proses Pemanfaatan Media Botol Angka Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak di Negeri Pembina Kecamatan Melak, Kutai Barat, dilaksanakan dengan langkah-langkah pembuatan media, yaitu penggunaan media barang-barang bekas. Kemudian pada pertemuan selanjutnya anak diajak bermain dengan menggunakan media barang bekas yang dihitung sesuai yang jumlahnya disesuaikan dengan kartu angka ataupun kocokan angka. Hasil penelitian pada siklus 1 kemampuan kognitif anak mencapai 35% dengan kriteria Mulai Berkembang (MB), pada siklus 2 skor keseluruhan Kemampuan Berhitung Anak sebesar 55% dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH), kemampuan berhitung anak meningkat pada siklus III meningkat menjadi 80% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat dikatakan bahwa media barang-barang bekas seperti botol plastik, kardus bekas, sedotan, dan tutup botol dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak
MANAJAMEN KINERJA DALAM PENGUATAN KUALITAS PELAYANAN TENAGA ADMINISTRASI DI SMA NEGERI 1 MUARA UYA Kustaniah, Kustaniah; Madihah, Husnul; Susanto, Didi
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22653

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan manajemen kinerja dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di SMA Negeri 1 Muara Uya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala tata usaha, staf administrasi, dan guru sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kinerja telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan kinerja didukung oleh rencana strategis, program kerja tahunan, serta standar operasional prosedur yang jelas. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas berdasarkan struktur organisasi, meskipun masih terdapat keterbatasan jumlah sumber daya manusia. Pelaksanaan pelayanan administrasi memanfaatkan teknologi informasi dan beberapa inovasi layanan, namun masih menghadapi kendala pada waktu tunggu dan keandalan sistem. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan melalui monitoring, evaluasi kinerja, dan survei kepuasan pengguna. Secara keseluruhan, manajemen kinerja berkontribusi positif terhadap peningkatan mutu pelayanan administrasi sekolah.