Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Mobile JKN di RSUD Majene devina, Sitti Harma; Hilky Ofan; Sri Agusty Putri
STIKes BBM Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): STIKES BBM Mengabdi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/bbm.v3i1.443

Abstract

Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional atau disingkat Mobile JKN merupakan suatu inovasi dengan menciptakan sebuah aplikasi online yang dimanfaatkan bagi pelayanan JKN untuk kemudahan calon peserta atau peserta JKN-KIS. Inovasi ini dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat diunduh melalui aplikasi Mobile JKN di Google Playstore atau Apps Store pada smart Phone. Meningkatnya kecenderungan manusia terhadap tenologi informasi dan komunikasi (TIK) di era informasi ini sesungguhnya memiliki kaitan secara langsung dengan peningkatan tahap literasi komputer, literasi informasi, dan juga tingkat kesejahteraan masyarakat. Semua faktor tersebut satu sama lainnya saling melengkapi dan tidak bisa dipisahkan. Selain itu, minat membaca masyarakat juga semakin lebih tinggi sehingga memerlukan berbagai sumber yang mudah dan cepat diakses. Pada dasarnya harapan utamanya adalah dengan TIK dapat meningkatkan produktivitas kerja di kalangan masyarakat Indonesia saat ini dengan diiringi meningkat taraf pendidikan dan pendapatan masyarakat di masa depan (Munir, 2017). Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat dan cara menggunakan aplikasi JKN Mobile. Edukasi ini juga bertujuan agar masyarakat dapat menggunakan aplikasi JKN Mobile untuk memantau kesehatan dan mengakses layanan kesehatan online serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar berpartisipasi dalam program JKN. Metode yang digunakan adalah penyuluhan. Setelah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, diharapkan hasil pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan penggunaan aplikasi Mobile JKN khususnya pada pasien di RSUD Majene. Melalui peningkatan penggunaan aplikasi ini dapat mempermudah dan mempercepat proses administrasi yang diperlukan. Kata Kunci: Edukasi, Mobile JKN
Deteksi Dini Stunting Melalui Edukasi Orang Tua dan Pengukuran Antropometri Balita di Posyandu Pasir Putih Kelurahan Baurung Hilky Ofan; Masyitah wahab; Jamila Kasim; Maryam Jamaluddin
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v4i2.1749

Abstract

Stunting remains a major public health challenge in Indonesia, requiring systematic early detection and community-based interventions. This community service activity aimed to implement early stunting detection through parental health education and anthropometric measurements of children under five at Posyandu Pasir Putih, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, West Sulawesi. A participatory approach was used, combining interactive health education sessions with standardized anthropometric screening (weight, height/length, mid-upper arm circumference, and head circumference) for 35 toddlers aged 0–59 months. Parental knowledge was assessed using pre-test and post-test questionnaires administered to 38 parents. Results showed a significant increase in parental knowledge, from a mean pre-test score of 52.4 (poor category) to 81.6 (good category) on post-test. Anthropometric assessment revealed that 13 out of 35 toddlers (37.1%) were identified as stunted (25.7% stunted; 11.4% severely stunted). All identified cases were referred to the local health center (Puskesmas) for specific nutritional interventions including supplementary feeding and intensive nutrition counseling. These findings indicate that integrated anthropometric screening combined with targeted parental education is an effective strategy for early stunting identification at the community level. Posyandu plays a crucial role as a platform for translating anthropometric data into meaningful risk communication and promoting sustained community engagement in child growth monitoring