Penelitian ini bertujuan menjelaskan dan menganalisis struktur apa saja yang digunakan dalam nadoman Kiai H. Hasan Mughni Cikaso dan nilai-nilai pendidikan yang ada didalam nadoman dengan melihat struktur fisik atau struktur lahir nadoman tersebut berupa; tifografi, diksi (pilihan kecap), imajinasi atau citraan, kecap kongkrit, bahasa figuratif atau majas dan verifikasi. Selain itu juga dilihat dari struktur batinnya yaitu tema, rasa (feeling dan amanat (pesan) dari nadoman tersebut. Nadoman merupakan bagian dari sastra lisan dalam bentuk puisi lama, yang di kumandangkan pada saat menunggu pelaksanaan solat berjamaah di mesjid, mushola atau dipesantren yang berada di wilayah sunda yang biasa disebut dengan pupujian. Karena pupujian/nadoman kiyai H. Hasan Mughni ini berbeda dengan hasil karya orang lain yang sudah banyak diteliti oleh peneliti sebelumnya, maka peneliti memiliki tujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur dari nadoman tersebut serta nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam nadoman Kiai H. Hasan Mughni tersebut. . Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa yang paling berperan dalam penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan dalam nadoman tersebut yang berupa nilai akidah, ibadah dan akhlak serta prilaku Rosululloh yang dapat dijadikan suri tauladan bagi kita semua. Selain itu juga masih ada adab-adab untuk orang tua dan mencari ilmu serta wasiat katil dan wasiat maot atau Wasiat dari Katil sebagai peringatan kepada manusia tentang kematian.