Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Representasi Bromance dalam Novel Dikta dan Hukum Karya Dhia’an Farah (Analisis Semiotika Roland Barthes) Nadofah Nadofah; Firman Hadiansyah
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2025): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i2.21751

Abstract

Some people have a bad view of friendship between men. Even though many of them have closeness just to share stories and problems that cannot be told to their partners. The purpose of this study is to describe the forms of bromance representation contained in the novel Dikta dan Hukum by Dhia'an Farah using Roland Barthes' semiotic theory. This is done to analyze the meaning of a quote that represents a picture of closeness among men and then relates it to phenomena in society. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection was carried out using documentation techniques, data analysis techniques in the form of work analysis. The results of the study show that the forms of bromance include: mutual affection, emotional support, protection, and pleasure in each other's presence.
Representasi Feminisme Dalam Novel Pudarnya Pesona Cleopatra Karya Habiburrahman El Shirazy Idawati Idawati; Firman Hadiansyah
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v4i1.12086

Abstract

Novel Pudarnya Pesona Cleopatra is a story of a portrait of the reality of society's life regarding the female figure. The purpose of this study is to describe the self-image of a female character named Raihana and the representation of feminism contained in the novel Pudarnya Pesona Cleopatra. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection techniques with reading and note techniques. The data analysis technique used is content analysis technique. The data validation technique uses data triangulation. The results of the analysis show that Raihana's self-image in the physical aspect is described as a beautiful, elegant, baby face and mature woman. From the psychic aspect, Raihana is described as a figure who is strong, patient, and loves her husband, and obediently worships her God. Individually, Raihana also has the desire to be loved, wanted, and appreciated as a wife. The representation of feminism illustrates that a woman in Javanese culture interprets that women must obey their husband as a leader
Kritik Sosial pada Buku Puisi Apakah Negara? Karya Toto ST Radik Widam Anugrah; Ediwarman; Firman Hadiansyah
Sasando Vol 7 No 1 (2024): SASANDO APRIL 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kritik sosial yang terdapat pada buku puisi Apakah Negara? Karya Toto ST Radik. Kritik sosial tersebut dikaji menggunakan pendekatan sosiologi sastra kemudian dengan teori solaiman kritik sosial tersebut dibagi lagi jadi beberapa masalah sosial, yaitu masalah politik, masalah moral, masalah agama, dan masalah kemanusiaan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu terdapat 26 puisi yang teridentifikasi sesuai dengan kriteria pemeilihan data yang telah ditentukan, dari 26 data tersebut terdapat 18 puisi yang mengandung kritik sosial masalah politik, 4 puisi mengandung kritik sosial masalah moral, 2 puisi mengandung kritik sosial masalah agama, dan 2 puisi mengandung kritik sosial masalah kemanusiaan.”
EUFEMISME DAN DISFEMISME DALAM NOVEL SEPERTI DENDAM RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN Annisa Nur Ramadani; Firman Hadiansyah; Ahmad Supena
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna eufemisme serta disfemisme dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kata dan frasa yang mengandung eufemisme dan disfemisme yang diperoleh melalui teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan bentuk kebahasaan serta menafsirkan maknanya berdasarkan konteks wacana dengan landasan teori eufemisme dan disfemisme Allan dan Burridge. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel tersebut ditemukan penggunaan eufemisme dalam bentuk kata dan frasa yang berfungsi sebagai penghalus ungkapan terhadap realitas tabu seperti seksualitas, kekerasan, dan kelemahan maskulinitas. Sementara itu, disfemisme lebih dominan digunakan untuk menegaskan emosi, melampiaskan kemarahan, serta memperkuat kritik sosial yang disampaikan pengarang. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan eufemisme dan disfemisme merupakan strategi stilistika yang berperan penting dalam membangun karakter, konflik, dan ideologi novel.