Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Superioritas Dalam Skena: Wacana Polisi Skena Dalam Musik Underground Studi Kasus Komunitas Youth Coffee Novotel Di Surakarta Diajeng Stevani; Aris Setiawan
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2025): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i2.22191

Abstract

This research aims to examine how the discourse of “scene police” influences the spread of superiority attitudes in the underground music community. In practice, the scene police emerge as a challenge that creates a symbolic surveillance mechanism that can reinforce attitudes of superiority among music lovers. The underground music scene in Surakarta has developed as an alternative space for self-expression and identity-seeking among Gen Z members. Through a qualitative approach with descriptive analytical methods, this research uses in-depth interviews, field observations and literature studies to analyze how the scene police are influential in the community. Alfred Adler's theory of personality focuses on how to overcome inadequacy by pushing one towards feelings of superiority. As such, the scene police become a form of judgment to meet the standards of their community. Rooted in a sense of inadequacy in gaining recognition, they make superiority an effort to create power. The results of the research from the underground music community of Youth Coffee Novotel show that knowledge of clothing styles, music tastes and the history of the formation of a music group is a benchmark for gaining identity recognition in the community. This results in an attitude of being the most informed and creates exclusivity to the point of social pressure, especially for new members. This suggests that many individuals in the underground music scene aim for recognition through exclusivity has become a significant motivation for superiority.
Superioritas Dalam Skena: Wacana Polisi Skena Dalam Musik Underground Studi Kasus Komunitas Youth Coffee Novotel Di Surakarta Diajeng Stevani
SELONDING Vol 22, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/sl.v22i1.15848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana wacana “polisi skena” mempengaruhi penyebaran sikap superioritas dalam komunitas musik underground. Pada praktiknya polisi skena muncul sebagai tantangan yang menciptakan mekanisme pengawasan simbolik yang dapat memperkuat sikap superioritas di antara para penikmat musik. Skena musik underground di Surakarta telah berkembang sebagai ruang alternatif untuk mengekspresikan diri serta pencarian identitas di kalangan gen Z. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi lapangan dan studi pustaka untuk menganalisis bagaimana polisi skena berpengaruh dalam komunitas. Teori kepribadian milik Alfred Adler memfokuskan pada cara mengatasi ketidakmampuan dengan mendorong seseorang menuju perasaan superioritas. Dengan demikian, polisi skena menjadi bentuk penghakiman untuk memenuhi standar komunitasnya. Berakar dari rasa tidak mampu dalam memperoleh pengakuan, mereka menjadikan superioritas sebagai upaya untuk menciptakan kekuasaan. Hasil penelitian dari komunitas musik underground Youth Coffee Novotel menunjukkan bahwa pengetahuan gaya berpakaian, selera musik dan sejarah terbentuknya suatu kelompok musik menjadi tolok ukur untuk memperoleh pengakuan identitas dalam komunitas. Sehingga mereka bersikap menjadi yang paling tahu dan menciptakan eksklusivitas sampai tekanan sosial, terutama bagi anggota baru. Hal ini menunjukkan bahwa banyak individu dalam skena musik underground bertujuan untuk memperoleh pengakuan melalui eksklusivitas telah menjadi motivasi yang signifikan untuk menuju superioritas.Kata kunci: polisi skena, superioritas, musik underground