Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Kansei Engineering dan Data Mining dengan Particle Swarm Optimization pada K-Means untuk Penentuan Konsep Desain Kemasan Dodol Faizi, Isnaini; Sari, Novi Purnama
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v5i1.11407

Abstract

Rasa Dewa merupakan salah satu UMKM yang memproduksi dodol belimbing khas Kota Depok. Produk ini memiliki potensi besar sebagai produk unggulan, namun kemasan yang digunakan masih kurang menarik, tidak praktis, dan belum mencerminkan identitas lokal. Hasil survei menunjukkan bahwa 93,5% responden merekomendasikan perbaikan kemasan. Oleh karena itu, pengembangan kemasan perlu dioptimalkan dengan memahami konsep desain berdasarkan aspek emosional konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsep desain kemasan dodol belimbing berdasarkan preferensi konsumen menggunakan pendekatan Kansei Engineering. Proses pengolahan data dilakukan dengan teknik data mining menggunakan algoritma K-Means PSO untuk mengelompokkan kata Kansei dalam merumuskan konsep desain. Dari hasil penelitian, diperoleh 26 kata Kansei dan 53 sampel sebagai acuan. Berdasarkan uji validitas, hanya 18 kata Kansei yang dinyatakan relevan. Dua konsep utama diperoleh dari dua klaster dominan hasil pengelompokan K-Means PSO, dengan nilai k optimal = 2 berdasarkan Silhouette Score. Klaster 1 mewakili konsep estetika, sedangkan Klaster 2 mewakili konsep fungsionalitas. Nilai gbest sebesar -0,65909 (Klaster 1) dan 0,48952 (Klaster 2) menunjukkan solusi terbaik yang digunakan sebagai acuan centroid awal dalam proses K-Means, sehingga menghasilkan klasterisasi yang lebih terstruktur.
Designing Secondary Packaging for Skincare Products Using the Kansei Engineering Method Faizi, Isnaini; Aprilia, Ika Riswi; Wati, Rahma; Sari, Novi Purnama
WIDYAKALA JOURNAL : JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 12, No 2 (2025): Urban Lifestyle and Urban Development
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36262/widyakala.v12i2.1198

Abstract

The use of secondary packaging in skincare product bundles is essential for the shipping process. Relying solely on bubble wrap presents drawbacks, as it is non-reusable and lacks aesthetic value. The absence of optimal secondary packaging increases the risk of product damage during distribution and reduces visual appeal, ultimately affecting consumer perceptions of quality and brand credibility. Therefore, the design and development of suitable secondary packaging is necessary. This study aims to identify appropriate design elements based on user perceptions using the Kansei Engineering method, which has proven effective in product development. A total of 43 Kansei words were extracted from 39 packaging samples, resulting in two primary design concepts: “Practical-Modern” and “User Friendly- Untenable” The selected design elements include: leather and plastic materials (X1.6), pouch shape (X2.7), leather handle with divider (X3.7), four-sided flip-top closure (X4.9), modern design style (X5.1), and transparent red color (X6.10). The highest correlation value (PCC = 0.8963) was found in the “shape” element, indicating its strong influence on consumer perception. The final design was implemented as a physical mockup. Evaluation results showed that 59.4% of respondents preferred the design concept reflecting ease of use. Fuzzy Logic analysis confirmed these findings, placing the design in a neutral category leaning toward user-friendliness. These findings offer valuable insights into how emotional consumer preferences can inform secondary packaging strategies for skincare products.
Integrasi Kansei Engineering dan Data Mining dengan Particle Swarm Optimization pada K-Means untuk Penentuan Konsep Desain Kemasan Dodol Faizi, Isnaini; Sari, Novi Purnama
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v5i1.11407

Abstract

Rasa Dewa merupakan salah satu UMKM yang memproduksi dodol belimbing khas Kota Depok. Produk ini memiliki potensi besar sebagai produk unggulan, namun kemasan yang digunakan masih kurang menarik, tidak praktis, dan belum mencerminkan identitas lokal. Hasil survei menunjukkan bahwa 93,5% responden merekomendasikan perbaikan kemasan. Oleh karena itu, pengembangan kemasan perlu dioptimalkan dengan memahami konsep desain berdasarkan aspek emosional konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsep desain kemasan dodol belimbing berdasarkan preferensi konsumen menggunakan pendekatan Kansei Engineering. Proses pengolahan data dilakukan dengan teknik data mining menggunakan algoritma K-Means PSO untuk mengelompokkan kata Kansei dalam merumuskan konsep desain. Dari hasil penelitian, diperoleh 26 kata Kansei dan 53 sampel sebagai acuan. Berdasarkan uji validitas, hanya 18 kata Kansei yang dinyatakan relevan. Dua konsep utama diperoleh dari dua klaster dominan hasil pengelompokan K-Means PSO, dengan nilai k optimal = 2 berdasarkan Silhouette Score. Klaster 1 mewakili konsep estetika, sedangkan Klaster 2 mewakili konsep fungsionalitas. Nilai gbest sebesar -0,65909 (Klaster 1) dan 0,48952 (Klaster 2) menunjukkan solusi terbaik yang digunakan sebagai acuan centroid awal dalam proses K-Means, sehingga menghasilkan klasterisasi yang lebih terstruktur.
Penerapan Metode PCA dalam Penentuan Konsep Desain Kemasan Sekunder untuk Produk X Aprilia, Ika Riswi; Sari, Novi Purnama; Faizi, Isnaini; Wati, Rahma
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.2.80739

Abstract

Saat ini skincare sudah menjadi salah satu produk yang wajib digunakan oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, brand skincare harus mempersiapkan proses distribusinya dengan baik, termasuk merancang kemasan sekunder yang sesuai. Namun produk “X” hanya menggunakan bubble wrap saat pengiriman, sehingga belum menggunakan kemasan distribusi yang sesuai. Hal tersebut, dapat menyebabkan masalah yaitu kerusakan atau kebocoran dan juga dapat merusak citra merek pada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan mengidentifikasi konsep visual terhadap produk perawatan kulit “X” berdasarkan emosi dan perasaan konsumen dengan metode Kansei Engineering. Kansei Engineering merupakan metode yang dapat memahami preferensi konsumen dan dapat memastikan konsep desain sesuai dengan harapan. Hasil identifikasi kebutuhan konsumen terhadap produk skincare diperoleh 43 kata kansei dari 39 sampel. Konsep desain kemasan diperoleh dari ekstrasi kata Kansei dengan metode Principal Component Analysis (PCA). Konsep yang dihasilkan terdapat dua pasang yaitu PC1 “Modern-Praktis” dan PC2 “User Friendly-Untenable”.