Proses kehamilan dapat mengalami risiko tinggi seperti preeklamsia yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (≥ 40/90 mmHg), proteinuria, dan edema. Kondisi ini biasanya terjadi ketika usia kehamilan di atas 20 minggu. Berdampak pada Ibu dan janin terutama dapat mengakibatkan plasenta lepas saat bersalin dan janin meninggal dalam kandungan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan kebutuhan zat gizi dengan tindakan pencegahan preeklampsia pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Jatiluhur Kota Bekasi. Metode penelitian deskriptif korelatif, tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan 68 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat menggunakan chi-square dengan α = 5% (0,05). Hasil penelitian analisis univariat didapatkan gambaran pengetahuan ibu hamil pengetahuan baik 36 (52,9) responden, dan gambaran tindakan pencegahan preeklampsia yang baik terdapat 31 (45,6%), dan analisis bivariat pengetahuan dan tindakan pencegahan preeklampsia, nilai hubungan mendapatkan Asym. Sig. (2-side) = 0,000 P ≤ 0,05 maka H0 ditolak. Simpulan terdapat hubungan pengetahuan zat gizi dengan tindakan pencegahan preeklampsia pada Ibu hamil di UPTD Puskesmas Jatiluhur Kota Bekasi. Saran hasil penelitian ini dapat memberi masukan kepada ibu hamil menjadikan pencegahan preeklampsia sebagai pedoman dengan rutin melakukan pemeriksaan ANC, cukup istirahat, serta menjaga pola makan tinggi protein dan garam.