Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Membangun Kesadaran Hidup Sehat Pada Siswa Asuh Yayasan Al Kahfi melalui Edu-Fun Games Hasanah Fajaria, Nurul; Sukmalara, Dini; Wibowo, Hanafi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 4 No. (2) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v4i(2).988

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membangun kesadaran hidup sehat pada siswa Yayasan Al-Kahfi Cabang Bekasi melalui penyuluhan dan kegiatan edukatif. Kegiatan ini meliputi materi tentang kebersihan diri, pola makan sehat, olahraga, dan perawatan kesehatan lainnya dengan pendekatan yang menyenangkan, seperti edu-fun games. Program berkelanjutan ini juga melibatkan pemeriksaan kesehatan rutin dan pemberian media pembelajaran yang menarik. Diharapkan melalui program ini, siswa dapat mengadopsi perilaku hidup sehat yang berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.
IMPLEMENTASI SCREENING KESEHATAN (CEK TEKANAN DARAH, KADAR KOLESTEROL, ASAM URAT, GULA DARAH DAN LINGKAR PERUT) UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH sukmalara, dini; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Idris, Muhammad; Pijiharti, Imelda; Agustin, Marini; Meilita, Zuhriya
The IMPACT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam As-Syafiiyah Vol 1 No 1 (2024): The IMPACT. Vol 1 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/the impact.v1i1.3307

Abstract

ABSTRACT According to the Ministry of Health in 2016, around 71 percent of the causes of death in the world are non-communicable diseases (NCDs) which kill 36 million people per year. About 80 percent of these deaths occur in middle- and low-income countries. 73% of deaths are currently caused by NCDs, 35% of which are due to heart and blood vessel diseases, 12% by cancer, 6% by chronic respiratory diseases, 6% due to diabetes, and 15% are caused by other NCDs. One preventive measure that can be taken is to carry out early detection and early follow-up of NCDs risk factors. Objective: Increase public health understanding and peace of mind (especially UIA employees) regarding the prevention of NCDs by conducting health screening, early detection of NCDs prevention and monitoring of risk factors for major non-communicable diseases NCDs, including smoking, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, obesity, stress, consumption of alcoholic beverages, hypertension, hyperglycemia, hypercholesterolemia, and excess urate levels. The method used is univariate analysis to look at the results of the NCDs screening, the population of UIA employees by taking a sample of the total population. The results of employees suffering from hypertension were 53%, overweight and obese 54%, high cholesterol levels in the blood 64%, suffering from diabetes mellitus 24% and high uric acid levels in the blood 20%. The conclusion is that the high rates of hypertension, overweight and obesity as well as blood cholesterol levels of more than 50% indicate that there is an unhealthy and unhealthy lifestyle among UIA employees. Suggestions are expected from UIA employees to change their lifestyle to be healthier, carry out preventive efforts and further consultation and control with health services for curative efforts in preventing NCDs.
IMPLEMENTASI SCREENING KESEHATAN (CEK TEKANAN DARAH, KADAR KOLESTEROL, ASAM URAT, GULA DARAH DAN LINGKAR PERUT) UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI’IYAH sukmalara, dini; Fatimah, Siti; Sumarno, Agus; Idris, Muhammad; Pijiharti, Imelda; Agustin, Marini; Meilita, Zuhriya
The IMPACT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam As-Syafiiyah Vol. 1 No. 1 (2024): The IMPACT. Vol 1 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/the impact.v1i1.3307

Abstract

ABSTRACT According to the Ministry of Health in 2016, around 71 percent of the causes of death in the world are non-communicable diseases (NCDs) which kill 36 million people per year. About 80 percent of these deaths occur in middle- and low-income countries. 73% of deaths are currently caused by NCDs, 35% of which are due to heart and blood vessel diseases, 12% by cancer, 6% by chronic respiratory diseases, 6% due to diabetes, and 15% are caused by other NCDs. One preventive measure that can be taken is to carry out early detection and early follow-up of NCDs risk factors. Objective: Increase public health understanding and peace of mind (especially UIA employees) regarding the prevention of NCDs by conducting health screening, early detection of NCDs prevention and monitoring of risk factors for major non-communicable diseases NCDs, including smoking, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, obesity, stress, consumption of alcoholic beverages, hypertension, hyperglycemia, hypercholesterolemia, and excess urate levels. The method used is univariate analysis to look at the results of the NCDs screening, the population of UIA employees by taking a sample of the total population. The results of employees suffering from hypertension were 53%, overweight and obese 54%, high cholesterol levels in the blood 64%, suffering from diabetes mellitus 24% and high uric acid levels in the blood 20%. The conclusion is that the high rates of hypertension, overweight and obesity as well as blood cholesterol levels of more than 50% indicate that there is an unhealthy and unhealthy lifestyle among UIA employees. Suggestions are expected from UIA employees to change their lifestyle to be healthier, carry out preventive efforts and further consultation and control with health services for curative efforts in preventing NCDs.
EFEKTIFITAS TERAPI AKUPUNKTUR TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRA LANSIA DI KOTA BEKASI sukmalara, dini; muhlisin, muhlisin
Afiat Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4313

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat, masalah utama tidak hanya di Indonesia tapi di Dunia, karena merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, stroke (Kemenkes RI, 2019), prevalensi usia umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Hipertensi disebut the silent killer karena sering tidak adanya keluhan, sehingga timbul kematian. Penanganan hipertensi non farmakologis salah satunya akupunktur metode terapi dengan penusukan jarum merangsang impuls saraf parasimpatis dan pembentukan Nitric Oxide lokal, sehingga terjadi relaksasi pembuluh darah dan tekanan darah menurun. Tujuan mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap tekanan darah pada pra lansia. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden yang dilakukan di Rumah Sehat Bimtama Kota Bekasi dengan melakukan 1 kali intervensi akupunktur. Hasil penelitian uji statistik ditemukan adanya terjadi penurunan tekanan darah setelah diberikan terapi akupunktur terhadap tekanan darah. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan nilai (p=0,000) yang berarti nilai p<0,05 maka H0 ditolak. Simpulan terdapat pengaruh yang signifikan terapi akupunktur terhadap penurunan tekanan darah pada pra lansia. Saran diharapkan bagi pralansia khususnya yang mengalami tekanan darah tinggi untuk melakukan akupunktur sebagai pilihan terapi non-farmakologi tanpa efek samping yang aman dan mudah untuk dilakukan dalam menurunkan tekanan darah. Kata kunci : Akupunktur, Hipertensi, Tekanan Darah.
ANALISIS KORELASI KEPATUHAN MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSI JAKARTA CEMPAKA PUTIH NA, Istiqomah; Naptarika, Apin; Sukmalara, Dini
Afiat Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i1.4723

Abstract

Menurut data WHO tahun 2020 jumlah Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah 1.3 juta penduduk di dunia. Data menurut Report of Indonesian Renal Registry ke-7, setiap tahunnya Indonesia mengalami peningkatan pasien yang menjalani hemodialisis, diperkirakan terdapat 17.193 pasien baru pada tahun 2019. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis adalah ketidakpatuhan, sehingga pasien memiliki kualitas hidup buruk sebanyak (56,3%). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien GGK. Metode penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 204 pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 135 responden. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat, menggunakan chi-square dengan α=5%. Hasil penelitian analisis univariat ditemukan 54.8% (74 orang) tidak patuh dan ditemukan sebanyak 14.8% (20 orang) memiliki kualitas hidup buruk. Analisa bivariat diperoleh bahwa nilai p Asym. Sig (2-sided) = 0,000 < a = 0,05 maka Ho ditolak. Simpulan terdapat hubungan kepatuhan menjalani terapi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Saran bagi Rumah Sakit diharapkan dapat meningkatkan dukungan terhadap pasien hemodialisis melalui edukasi tentang pentingnya kepatuhan terapi untuk menjaga kualitas hidup mereka
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU PREMENOPAUSE DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENOPAUSE SYAKIRA, KHAIRINNISA; SUKMALARA, DINI; QOMARIAH, SITI
Afiat Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v11i2.5306

Abstract

Latar Belakang: Menopause merupakan tahap akhir dari masa reproduksi wanita yang sering disertai gejala fisik dan psikologis yang mengganggu. Di Indonesia, wanita usia 40–49 tahun yang memasuki masa premenopause mencapai 17,8 juta jiwa. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat terhadap menopause menyebabkan ketidaksiapan dalam menghadapinya. Tujuan penelitian mengindentifikasi hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan menghadapi menopause. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelatif pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 75 ibu, dengan total sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (42,7%), sikap baik (52%), dan kesiapan yang tinggi (58,7%). Uji bivariat antara pengetahuan dengan kesiapan (p = 0,000) dan sikap dengan kesiapan (p = 0,001). Karena nilai p ≤ 0,05, maka Ho ditolak. Simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kesiapan ibu premenopause dalam menghadapi menopause. Saran Diperlukan upaya peningkatan edukasi bagi wanita premenopause untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap positif guna mendukung kesiapan menghadapi menopause. Penyuluhan dapat dilakukan dengan bantuan petugas posbindu melalui berbagai metode yang mudah diakses, seperti pengaplikasian poster edukatif, media cetak, dan media digital lainnya.