Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Nilai Pancasila Ke 3 Nungci Fatimah; Alya Pramia Alfa Reza
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 5 (2025): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i5.303

Abstract

Pancasila merupakan ideologi dan dasar negara Indonesia yang terdiri atas lima sila yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara. Sila ke-3, yaitu Persatuan Indonesia, memiliki peran krusial dalam memperkokoh integrasi bangsa yang beragam secara etnis, budaya, agama, dan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk implementasi nilai persatuan dalam kehidupan masyarakat serta mengidentifikasi tantangan dan strategi penguatannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dari sumber-sumber ilmiah lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persatuan diimplementasikan melalui pendidikan karakter, kegiatan lintas budaya, dan program pemerintah berbasis toleransi. Tantangan terbesar meliputi polarisasi sosial, intoleransi, dan pengaruh media digital yang menyebarkan disinformasi. Strategi penguatan perlu dilakukan secara kolaboratif dengan pendekatan edukatif dan kultural
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KESADARAN KEBANGSAAN GENERASI MUDA Nungci Fatimah; Alya Pramia Alfa Reza; Dwi Sutari
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 2 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial memiliki dampak signifikan terhadap pemahaman kebangsaan pada generasi muda. Penggunaan media sosial dapat memperkuat atau merusak pemahaman kebangsaan, bergantung pada cara penggunaannya. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang media dan menggunakan media sosial secara bijak agar dapat memperoleh pemahaman kebangsaan yang positif dan inklusif. Kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan organisasi masyarakat sipil diperlukan untuk meningkatkan literasi media dan memberikan edukasi tentang penggunaan media sosial yang sehat. Hal ini bertujuan agar generasi muda dapat lebih menyadari dampak dari penggunaan media sosial terhadap pemahaman kebangsaan.
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA Nungci Fatimah; Arman; Alya Pramia Alfa Reza; Noviana Wulandari; Febi Utari; Dani Setiawan
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Deep Learning dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis tematik terhadap data hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam memahami konsep literasi melalui aktivitas eksploratif dan kolaboratif, serta peningkatan kemampuan numerasi melalui pendekatan analitis dan reflektif. Selain itu, guru berperan penting sebagai fasilitator yang membimbing proses berpikir mendalam siswa melalui pertanyaan terbuka, refleksi, dan umpan balik konstruktif. Implementasi ini juga meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa. Namun demikian, keberhasilan penerapan Deep Learning masih dipengaruhi oleh kesiapan guru, ketersediaan sarana teknologi, serta dukungan institusi pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran inovatif yang berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.